Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Kompas.com - 21/01/2021, 07:37 WIB
Ilustrasi virus corona KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi virus corona
Editor Rachmawati

KOMPAs.com - Jumlah kasus Covid-19 di Bali dalam satu hari bertambah 494 kasus pada Rabu (20/1/2021).

Penambahan kasus meroket tajam hingga dua kali lipat dari hari sebelumnya yakni 247 kasus.

Menurut catatan Kompas.com, penambahan kasus Covid-19 tersebut adalah angka tertinggi di Bali sejak Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya mengatakan tingginya penularan di Bali didominasi dari klaster keluarga, upacara adat, dan perkantoran.

Baca juga: Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Sementara itu menurut Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra penambahan kasus 494 pasien didominasi tranmisi lokal.

"Terkonfirmasi sebanyak 494 orang, (di mana) 456 orang melalui transmisi lokal dan 38 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN)," kata Dewa Made dalam keterangan tertulis, Rabu.

Sedangkan untuk kasus pasien sembuh pada Rabu (21/1/2021) bertambah 246 orang dan enam pasien meninggal dunia.

Dengan penambahan 494 kasus, secara komulatif pasien terkonfirmasi di Bali sebanyak 22.423 orang. Pasien sembuh sebanyak 19.179 orang (85,53 persen) dan pasien meninggal sebanyak 607 orang atau 2,71 persen.

Baca juga: Kristen Gray dan Pasangannya Tinggalkan Bali, Minta Maaf jika Dianggap Bersalah

Denda Rp 100.000 untuk pelanggar protokol kesehatan

Sementara itu untk menekan angka penyebaran Covid-19 di Bali, Gubernur Bali telah mengeluarkan Surat Edaran nomo 01 Tahun 2021 pada 6 Januari 2021.

Surat edaran tersebut terkait Pelaksaaan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era baru di Provinsi Bali.

SE yang mengatur tentang PPKM ini menekankan kembali Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Bule Slovakia Tewas di Bali dengan Luka Tusuk di Leher, Diduga Dibunuh

Besaran denda yang diterapkan adalah Rp 100.000 bagi perorangan dan Rp 1 juta bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

"Dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di tahun 2021 ini. Tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan kapan pun dan dimana pun," kata Dewa Indra.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Imam Rosidin | Editor: David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X