Ridwan Kamil Menyapa Pasien Covid-19 di Gedung Isolasi Tasikmalaya

Kompas.com - 20/01/2021, 18:42 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bercengkrama dengan para pasien Covid-19 di Gedung Isolasi Mitra Batik RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bercengkrama dengan para pasien Covid-19 di Gedung Isolasi Mitra Batik RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bercengkerama bersama para pasien Covid-19 di Gedung Khusus Isolasi Mitra Batik RSUD Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021).

Ridwan Kamil menyapa para pasien dari luar gedung dengan menggunakan pengeras suara.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu berpesan agar para pasien selalu semangat, menjalankan anjuran dokter dan tenaga medis supaya cepat sehat dan kembali ke keluarganya masing-masing.

"Saya minta kepada seluruh pasien untuk terus mengikuti anjuran dokter, makan makanan bergizi dan tak lupa berolahraga. Ini saya baru ke sini dan ternyata ruang isolasinya Kota Tasikmalaya sudah bagus," kata Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Emil pun terus melirik ke bagian atas di depan Gedung Mitra Batik yang memiliki 5 lantai tersebut.

Dia melihat para pasien berdiri di balik jendela ruang isolasi yang dibuka.

Para pasien terlihat gembira karena dikunjungi langsung oleh orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

"Ini adalah bangunan rumah sakit yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Ini sebetulnya belum diresmikan. Karena darurat, makanya kami mengizinkan untuk dipakai ruang isolasi Covid-19," kata Emil.

Baca juga: Tasikmalaya Disebut Paling Tidak Disiplin di Jabar, Ini Tanggapan Wali Kota

Menurut Emil, Kota Tasikmalaya memiliki tingkat kesembuhan jumlah pasien Covid-19 sampai 80 persen.

Dengan demikian, bisa disebut bahwa penanganan pasien Covid-19 di wilayah ini jauh lebih baik.

"Tapi tetap kita kategorikan Kota Tasikmalaya sangat kritis terkait jumlah fasilitas ruang isolasi. Maka kita meminta kepada Pemda terkait untuk menganjurkan isolasi mandiri bagi pasien positif bergejala ringan. Sehingga, pasien bergejala sedang dan berat yang diisolasi di rumah sakit dan ruangan isolasi lainnya di Kota Tasikmalaya," kata dia.

Emil pun langsung bergegas ke lokasi acara selanjutnya seusai berdiskusi sebentar dengan para pimpinan Kota Tasikmalaya.

Emil berharap, wilayah Kota Tasikmalaya akan mampu mencegah Covid-19 secara masif dengan suksesnya pemberian vaksin yang akan segera dilaksanakan.

"Penanganan sudah baik, diharapkan dengan adanya pemberian vaksin nanti akan mencegah secara masif," kata Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X