Tasikmalaya Disebut Paling Tidak Disiplin di Jabar, Ini Tanggapan Wali Kota

Kompas.com - 19/01/2021, 14:57 WIB
Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf didampingi Sekretaris Daerah Ivan Dicksan dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat, saat berada di Laboratorium PCR yang baru diresmikan, Selasa (19/1/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPlt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf didampingi Sekretaris Daerah Ivan Dicksan dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat, saat berada di Laboratorium PCR yang baru diresmikan, Selasa (19/1/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf menanggapi wilayahnya yang termasuk sebagai daerah yang paling tidak taat protokol kesehatan.

Kabupaten dan Kota Tasikmalaya terpilih sebagai daerah dengan warga yang paling tidak taat dalam soal menjaga jarak dan memakai masker di Jawa Barat.

Menurut Yusuf, hal ini menjadi peringatan keras bagi masyarakatnya mengenai bahaya penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Justru pengumuman itu bagus dirilis, supaya masyarakat mendapatkan peringatan keras, bahwa tidak menjalankan protokol kesehatan akan membahayakan mereka," ujar Yusuf kepada wartawan di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Ini Daerah Paling Disiplin dan yang Sangat Tidak Patuh Prokes di Jabar

Yusuf berharap penilaian ini dapat menyadarkan masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan ada ini, kesadaran masyarakat meningkat akan bahaya corona jika tak menerapkan protokol kesehatan," kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memakai masker dan menjaga jarak sebenarnya sudah dilakukan oleh tim gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Warga Kota Bekasi Paling Patuh Pakai Masker Se-Jabar, Kabupaten Tasikmalaya Paling Tidak Patuh

Namun, masyarakat dinilai susah memahami dan menyepelekan bahaya penyakit mewabah ini.

Menurut Arif, mulai dari peringatan, teguran, sampai sanksi sosial dan denda telah dilakukan tiap harinya.

"Kita sudah semaksimal mungkin memberikan peringatan keras, kenakan masker dan jaga jarak. Tapi, kuncinya tetap dari kesadaran masyarakat sendiri yang benar-benar tahu sangat bahayanya corona ini. Jadi, jangan sampai sudah dalam kondisi bahaya, masyarakat baru sadar," ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X