Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral Video TikTok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam, Pelakunya Ternyata Laki-laki

Kompas.com - 20/01/2021, 12:04 WIB
Heru Dahnur ,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Kepolisian bergerak cepat dalam menangani beredarnya video TikTok tidak senonoh dengan latar tugu nol kilometer di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Kurang dari 48 jam setelah video beredar, empat terduga pelaku diamankan di Mapolres Pangkalpinang.

Dari pemeriksaan polisi diketahui, pemeran video ternyata laki-laki yang berperawakan seperti perempuan.

"Tim Naga Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Pangkalpinang mengamankan 3 pelaku waria dan 1 yang mengambil rekaman videonya," kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Tunggu kebijakan wali kota

Adi menuturkan, penyidik cyber crime Sat Reskrim Polres sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku sesuai UU ITE.

"Namun semua nanti tergantung dengan kebijakan wali kota, atas nama warga kota Pangkalpinang karena kami tetap mengedepankan kearifan lokal," ujar Adi.

Mantan kapolsek Bukit Intan Pangkalpinang ini menegaskan, tindakan penegakan hukum merupakan langkah terakhir.

Diberitakan sebelumnya, video berdurasi 12 detik beredar di berbagai laman media sosial.

Baca juga: Video Viral Ular King Kobra Lolos dari Paket, Dikecam karena Bahayakan Kurir

 

Adegan tak senonoh di detik terakhir

Video yang diambil malam hari itu memerlihatkan tiga orang perempuan mengenakan daster sedang bergoyang diiringi musik yang dipopulerkan TikTokers Chikaku.

Adegan tak senonoh muncul saat detik terakhir salah seorang membuka daster sehingga terlihat bagian bokong yang dibalut celana dalam warna merah marun.

Aktivit perlindungan anak dan perempuan Sapta Qodriah menyesalkan adanya peredaran video tersebut.

"Saya sudah lihat karena terhubung di Facebook. Patut dikecam dan tidak senonoh," ujar Sapta.

"Silakan buat konten yang mendidik dan menginspirasi pada hal yang baik," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com