179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

Kompas.com - 20/01/2021, 05:55 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

 

KULON PROGO, KOMPAS.com –Sedikitnya ada 179 anak- anak tertular Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mayoritas penderita anak menjalani isolasi mandiri selama ini.

Hari ini saja ada tujuh anak-anak terkonfirmasi Covid-19. Di antara ketujuh anak itu ada lima balita, satu usia tujuh tahun dan satu lagi 11 tahun.

“Penambahan 30 kasus Covid-19 lagi pada Selasa ini (tujuh di antaranya adalah anak-anak). Sedangkan yang selesai isolasi 31 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, TH Baning Rahayujati, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Wagub DKI: Belum Ada Laporan Terkait Efek Samping Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Ratusan kasus Covid-19 terjadi pada anak itu usia sampai usia 17 tahun. Lebih dari 50 kasus di antaranya masih balita. Bahkan ada terkonfirmasi usia 1,5 bulan.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mencatat bahwa peningkatan mulai terlihat mulai November 2020 lalu. Ketika itu, klaster besar mulai bermunculan di Kulon Progo.

Covid-19 yang menjangkiti anak-anak dari Februari sampai Oktober 2020 baru 23 kasus. Mereka yang terkonfirmasi mendadak meningkat tajam mulai November, yakni ada penambahan sekitar 20 kasus baru pada anak.

Kasus semakin tinggi pada bulan Desember, yakni bertambah sedikitnya 71 kasus baru pada anak. Bahkan sepanjang 19 hari di Januari 2021 ini sudah muncul hingga 65 kasus anak-anak.

Baca juga: Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Baning mengungkapkan, tren menunjukkan kenaikan anak terjangkit Covid-19. Hal ini seiring banyak klaster keluarga.

Karena itu, Baning mengingatkan kembali agar masyarakat patuh dan konsisten pada protokol kesehatan walaupun pada tingkat keluarga.

“Karena klaster keluarga. Kalau dulu awalnya PP (pelaku perjalanan). Artinya pelaksanaan protokol kesehatan di keluarga belum baik,” kata Baning.

Sampai sekarang jumlah Covid-19 sudah mencapai 1.589 kasus di Kulon Progo. Menilik dari banyaknya kasus itu, setidaknya 11 persen kasus terjadi pada anak.

Kesembuhan terjadi pada 992 kasus, terdiri 470 kasus usai menjalani isolasi mandiri dan 522 kasus sembuh dibuktikan lewat tes laboratorium PCR.

Mereka yang masih menjalani perawatan sebanyak 59 kasus. Sementara 476 kasus masih isolasi mandiri. Kematian terjadi pada 26 kasus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X