Kompas.com - 19/01/2021, 17:30 WIB
Sekda DIY saat ditemui di hotel Royal Ambarukmo Jumat (31/10/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY saat ditemui di hotel Royal Ambarukmo Jumat (31/10/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Proyek pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Bawen, memasuki tahapan persiapan pengadaan tanah.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan, peletakan patok trase jalan Tol Yogyakarta-Bawen pertama dilakukan di sekitar Kapanewon (kecamatan) Tempel.

"Untuk Yogyakarta-Bawen IPL sudah diterbitkan, sosialisasi dilaksanakan rata-rata tidak ada permasalahan. Setelah ini akan dilanjutkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan perhitungan harga besarannya untuk dilakukan ganti untung," kata Aji kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Sultan HB X Berharap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogyakarta-Solo Dapat Gerakkan Ekonomi

Dia berharap, pembayaran ganti rugi kepada warga selesai di bulan Mei, sehingga bisa dilanjutkan pengerjaan fisik Agustus mendatang.

"Yogyakarta-Bawen di DIY kita panjangnya 8.5 km. Yang banyak di Jateng mulai di Magelang sampai Bawen," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, dengan adanya infrastruktur jalan akan meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan pendapatan antarwilayah.

“Efek domino dari itu semua diharapkan terjadinya akselerasi pembangunan yang mengondisikan pemulihan ekonomi yang bersifat endogen, berkualitas, berkelanjutan, dan merata,” kata Sultan.

Selain itu, kehadiran jalan bebas hambatan ini juga akan berdampak pada makin meluasnya peluang usaha dan lapangan kerja, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang berdaya saing.

Baca juga: Tol Yogyakarta Diusulkan Memiliki 3 Exit Toll di Kulon Progo

Dia menyebut, pembangunan jalan tol sudah didiskusikan sejak tahun 1990-an, bahkan menjadi impian bagi rakyat DIY.

Dalam semua wacana, hambatan teknis dan kendala sosial selalu menjadi kendala. Namun ketika jalan tol di Jawa Tengah dan DIY ditetapkan dengan Perpres Nomor 109 Tahun 2020 sebagai proyek strategis nasional.

“Itu semua salah satunya karena dukungan dan kesadaran masyarakat yang terdampak. Selain itu, juga membenarkan keyakinan Bapak Presiden (RI), bahwa dari semua langkah yang terpenting adalah eksekusinya. Teori di atas kertas dan wacana yang sering berkepanjangan, harus diwujudkan ke dalam aksi,” kata Sri Sultan.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X