Dua Nakes di Kabupaten Bogor Meninggal Berbarengan, Positif Covid-19

Kompas.com - 18/01/2021, 18:03 WIB
Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus corona

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kabar duka datang dari para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dua nakes yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 meninggal dunia dalam waktu bersamaan pada Minggu (17/01/2021).

Kedua nakes tersebut berasal dari dua unit kesehatan yakni dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang dan Puskesmas di Puncak Bogor atau Megamendung.

"Iya kemarin, satu perawat di RSUD (Leuwiliang) dan satunya dari TU akademi kesehatan lingkungan Puskesmas Megamendung," kata Juru Bicara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Dedi Syarif saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/01/2021).

Baca juga: Nakes di Kalbar yang Tolak Vaksin Covid-19 Tidak Akan Diberi Izin Praktik

Adapun kedua nakes tersebut yaitu Teti Murdaningsih, perawat yang bertugas di RSUD Leuwiliang dan Jamhuri bertugas sebagai TU Puskesmas di Megamendung,  Kabupaten Bogor. Kedua nakes ini meninggal dunia pada waktu berdekatan yakni Minggu (17/1/2021) pagi dan sore.

Dedi menjelaskan bahwa salah satu nakes tersebut  mengembuskan napas terakhir tidak lama setelah dipasang alat bantu pernapasan atau ventilator di RSUD Ciawi.

"Iya berbarengan. Paginya dan sorenya. Sempat dipasang ventilator dan setengah 3 meninggal dunia, itu pak Jamhuri. Detailnya yang satu Hj Teti Murdaningsih dan satu Jamhuri. Masing-masing berusia 50-an," ungkapnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Dedi yang juga sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menyampaikan bahwa virus Covid-19 telah menginfeksi dua nakes tersebut selama berada di rumah sakit.

Ia menduga kemungkinan besar kedua nakes ini tertular dari pasien yang dirawatnya karena keduanya berada di garda terdepan dalam menangani virus Covid-19.

Meski demikian, Dedi tak menjelaskan detail kapan dua nakes tersebut terpapar Covid-19 dari pasien yang dirawatnya di rumah sakit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X