Netizen Komentari Tanda Tangan KTP Syaiful Bahri: Dia Pengen Jadi Warga Konoha

Kompas.com - 18/01/2021, 07:01 WIB
KTP Syaiful Bahri dengan tanda tangan ala lambang Konohagakure di serial kartun Naruto. istimewaKTP Syaiful Bahri dengan tanda tangan ala lambang Konohagakure di serial kartun Naruto.

KOMPAS.com - Tanda tangan Syaiful Bahri (17) yang viral lantaran menyerupai simbol Konoha dari anime Naruto dikomentari beragam oleh netizen.

Tak sedikit yang berkelakar dengan menyebut Syaiful sebagai warga Konoha.

Konoha merupakan salah satu desa di anime atau kartun khas Jepang, Naruto.

KTP Syaiful menjadi viral setelah diunggah oleh akun Twitter @kegblgnunfaedh pada 15 Januari lalu.

Baca juga: KTP Syaiful Bahri Viral Berkat Tanda Tangan Ala Lambang Konoha di Anime Naruto

Pantauan Kompas.com, unggahan foto KTP Syaiful di Twitter hingga Senin (18/1/2021) pukul 05.48 WIB, terlihat telah disukai sebanyak 8.600 lebih warganet, diretweet sebanyak 529 kali, dan dikomentari 1.000 warganet.

Akun @cowboyFromEast menulis, "Warga Konoha". Sementara @hazelnutfavo menulis, "kartu tanda penduduk konoha".

Sedangkan @mbacrushhh menulis, "Mungkin sebenernya dia pgn jd warga konoha min".

Syaiful sendiri tidak menyangka KTP miliknya bakal viral.

"Itu memang KTP dan tanda tangan asli saya mas. Memang viral ya, saya sendiri tidak menyangka. Sebelumnya ada teman sekolah yang ambil foto, mungkin itu kemudian diposting," ujar Syaiful saat dihubungi, Minggu (17/1/2021) malam.

Remaja asal Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan, itu mengaku penggemar Naruto sejak kecil.

Ia sudah menggunakan tanda tangan itu sejak masih duduk di bangku SMP.

Baca juga: Pakai Tanda Tangan KTP Ala Lambang Konoha, Syaiful Bahri Ditanya Petugas Dukcapil

Tanda tangan ala simbol Konoha sempat digunakan oleh Syaiful pada saat mengikuti ujian SMP.

"Guru di SMP juga bilang bila tanda tangan saya ini unik. Dia sempat tanya, dan saya jawab jika saya memang penggemar Naruto," ujar dia.

Ia juga menggunakan tanda tangan itu saat dirinya menerima bantuan dari pemerintah dalam menunjang proses belajar mengajar pada saat pandemi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X