Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Kompas.com - 17/01/2021, 08:18 WIB
Saat pencarian seorang bocah yang tertimpa longsoran lereng gunung di Gunungbesar, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (16/1/2021) sore. 

RAHMI UNTUK BPOST GROUPSaat pencarian seorang bocah yang tertimpa longsoran lereng gunung di Gunungbesar, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (16/1/2021) sore.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Intensitas curah hujan yang tinggi pada Kamis (14/1/2021) dini hari mengakibatkan lereng gunung di wilayah Desa Guntungbesar, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel longsor.

Hingga Sabtu (16/1/2021) ada enam orang yang ditemukan tewas tertimbun tanah.

Korban terakhir seorang anak laki-laki ditemukan hari Sabtu sekitar pukul 15.00 Wita.

Dia ditemukan 6 jam sejak penemuan korban sebelumnya yakni Jumadri mantan kepala desa setempat.

Baca juga: BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

"Alhamdulilllah sudah ditemukan semuanya, enam orang korban longsor di Guntungbesar. Terakhir, sekitar pukul 15.00 Wita, seorang anak laki-laki," sebut Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala, Tony Permana, Sabtu (16/1/2021) dilansir dari Banjarmasinpost.co.id.

Menurutnya korban terakhir langsung dibawa ke rumah duka untu dimakamkan.

Tony mengatakan tak mudah melakukan pencarian korban longsoran di Guntungbesar karena lereng gunung setempat masih labil.

Bahkan saat melakukan pencarian terakhir, sempat kembali terjadi longsoran susulan seperti dua hari lalu meski intensitasnya tak begitu besar.

Baca juga: Pengungsi Banjir di Martapura, Kalsel: Kami Butuh Pakaian dan Obat-Obatan

"Saya bersama anggota dan tim evakuasi lainnya berhasil menghindar," tandasnya.

Saat pencarian korbam, pihaknya menggunakan mesin penyedot air. Namun karena tak teratasi, didatangkan satu unit ekskavator.

"Pencarian pun menjadi lebih mudah. Tak lama setelah itu jenazah anak-anak tersebut ditemukan," jelas Tony.

"Jadi, sementara ini sudah tuntas pencariannya sesuai laporan, 6 orang tertimbun, dan keenamnya sudah ditemukan," pungkas dia.

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Banjir di Kalsel 2021, Anak Tertimbun Longsoran di Guntungbesar Kabupaten Tala Ditemukan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X