Kisah Sedih Pengantin Menikah di Depan Mobil Jenazah Orangtua yang Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 16/01/2021, 05:29 WIB
Warganet Magetan terharu dengan sebuah postingan akad nikah yang dilaksanakan di depan jenazah yang akan dikuburkan secara covid 19 yang diusung di dalam mobil ambulan. Pernikahan tersebut dilaksanakan didepan jenazah orang tua pengantin perempuan. KOMPAS.COM/SUKOCOWarganet Magetan terharu dengan sebuah postingan akad nikah yang dilaksanakan di depan jenazah yang akan dikuburkan secara covid 19 yang diusung di dalam mobil ambulan. Pernikahan tersebut dilaksanakan didepan jenazah orang tua pengantin perempuan.

KOMPAS.com - Video ijab kabul pernikahan pasangan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ini menarik perhatian netizen.

Sebab, prosesinya dilakukan di depan ambulans pasien meninggal yang akan dikuburkan dengan protokol Covid-19.

Yang meninggal adalah orangtua dari pengantin perempuan. 

Kejadian itu menjadi viral di media sosial Facebook, Abdul Azis, pada Senin (11/1/2021).

Abdul menulis, akad nikah itu terjadi di Dusun Gambiran, Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Magetan.

Baca juga: Viral, Video Pasangan Pengantin Menikah di Dekat Mobil Jenazah

Dalam video itu terlihat, kakak mempelai perempuan menikahkan langsung adiknya di dekat mobil jenazah.

Abdul Azis yang merupakan teman mempelai perempuan menuturkan, akad nikah dilakukan pada Minggu (10/1/2021) pukul 17.00 WIB.

Sebelum akad nikah dilaksanakan, jenazah orangtua pengantin perempuan itu dishalatkan di mushala milik keluarga.

“Akad nikahnya hari Minggu kemarin usai orangtua pengantin perempuan meninggal informasinya karena Covid-19,” kata Abdul, yang juga tetangga mempelai perempuan, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Sejumlah warga terlihat terharu ketika mempelai pria berhasil mengucapkan akad nikah.

Beberapa warganet mendoakan pasangan itu menjadi keluarga yang tenteram dan nyaman.

Mereka juga mendoakan jenazah husnul khotimah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X