Kompas.com - 13/01/2021, 21:50 WIB
Wagub Jatim Emil Dardak pada suatu kesempatan. Dok. Pemprov JatimWagub Jatim Emil Dardak pada suatu kesempatan.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah nama tokoh Jawa Timur diusulkan untuk disuntik vaksin Covid-19 pertama kali Kamis (14/1/2021) besok.

Selain kalangan tokoh juga ada nama YouTuber Bayu Skak hingga crazy rich Surabaya Tomli Wafa.

Informasi yang dihimpun Kompas.com dari Pemprov Jatim, sejumlah tokoh yang memiliki kesempatan pertama antara lain, Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Ketua Tim Penggerak PKK Jatim Arumi Bachsin, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Dirut RSU dr Soetomo Surabaya, ketua ormas pemuda dari Nahdatul Ulama hingga Muhammadiyah.

Ketua Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi mengatakan, nama-nama tersebut sudah disulkan Pemprov ke Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Kegaduhan di Jember Tidak Ada yang Bisa Menyelesaikan Kecuali Pemprov dan Pemerintah Pusat

 

"Disetujui atau tidak itu tergantung Kemenkes. Yang disetujui pasti sudah dapat SMS konfirmasi. Kalau saya sudah dapat SMS," kata Dirut RSU dr Soetomo ini, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (13/1/2021) sore.

Vaksin pertama akan digelar di pelataran Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Kamis siang.

"Dengan berbagai pertimbangan vaksinasi dipindah di Gedung Grahadi, dari rencana awal di RSU dr Soetomo Surabaya," ujar dia.

Meski digelar di Gedung Grahadi, dia memastikan segala persiapan teknis sudah dilakukan.

Joni mengatakan, ada empat meja yang disediakan, meja pertama untuk pendaftaran, kedua untuk pengecekan kesehatan, ketiga untuk vaksin dan meja keempat untuk observasi pasca vaksinasi.

 

"Ada mini ICU dan ambulans yang langsung direct ke RSU dr Soetomo jika ada kejadian tertentu. Meski potensinya kecil tapi kami tetap waspadai," kata dia.

Vaksin merek Sinovac yang akan diberikan besok, kata Joni, memiliki efektifitas 65,3 persen, lebih tinggi dari standar yang disyaratkan WHO yakni 50 persen.

Sementara itu, sejak Rabu siang, vaksin juga sudah mulai didistribusikan ke daerah dari Jawa Timur.

Baca juga: Tim Gabungan Kemendagri, KASN dan Inspektorat Jatim Periksa Bupati Jember Faida, Ada Apa?

 

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Hertanto menyebut, vaksin yang didistribusikan belum 100 persen dari kuota yang ditetapkan.

"Kami sesuaikan dengan kondisi kapasitas lemari penyimpanan yang dimiliki daerah," kata dia, saat memantau distribusi vaksin di kantornya Rabu siang.

Untuk Kota Surabaya, dari 33.420 dosis vaksin, yang didistribusikan hari ini 15.000 dosis vaksin.

Untuk Kabupaten Sidoarjo, dari 8.717 dosis vaksin yang dikirim 4.000 dosis vaksin, sementara untuk Kabupaten Gresik dari 5.805 dosis vaksin, yang dikirim hari ini 3.000 dosis vaksin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X