Keluarga Penumpang Sriwijaya Air yang Pakai KTP Orang Lain: Keduanya Mau Menikah, tetapi...

Kompas.com - 13/01/2021, 12:18 WIB
Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air PK-CLC yang difoto pada 1 Januari 2015. SHUTTERSTOCK/DHEMMY ZEIRIFANDIPesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air PK-CLC yang difoto pada 1 Januari 2015.

KOMPAS.com - Teofilus Lau Ura dan Selvin Daro merupakan penumpang Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepuluan Seribu pada Sabtu (9/1/2021).

Namun, nama kedua penumpang itu tak terdaftar di dalam manifes penumpang Sriwijaya Air SJ 182.

Hal itu terjadi karena Teofilus dan Selvin menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) temannya, Felix Wenggo dan Sarah Beatrice Alomau.

Dalam manifes penerbangan Sriwijaya Air SJ 182, nama Felix dan Sarah tercatat duduk di kursi 18 dan 17.

Perwakilan keluarga Teofilus, Benediktus Beke membenarkan, kedua penumpang itu menggunakan KTP orang lain.

Baca juga: Sepasang Kekasih Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Gunakan Identitas Orang Lain, Terdaftar Atas Nama Sarah dan Felix

Tetapi, ia tak menjelaskan alasan Teofilus dan Selvin melakukan hal itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teofilus dan Selvin, kata Benediktus, hendak menikah dalam waktu dekat. Keduanya berangkat ke Pontianak untuk mencari pekerjaan.

"Dia sudah menganggur dan sebentar lagi keduanya mau menikah tetapi tidak mempunyai uang sehingga walaupun gunakan identitas KTP orang lain, keduanya nekat berangkat ke Pontianak untuk mencari kerja di sana," kata Benediktus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/1/2021).

Tak punya pekerjaan di Jakarta

Menurut Benediktus, Teofilus awalnya bekerja di Jakarta. Tetapi, karena pandemi Covid-19, Teofilus kehilangan pekerjannya.

Akhirnya, mereka pun memutuskan untuk mencoba peruntungan di Pontianak.

"Maka keduanya memutuskan untuk meninggalkan Jakarta ke Pontianak," kata Benediktus.

 

Benediktus menambahkan, Teofilus dan Selvin berasal dari dua desa di Kabupaten Ende.

"Satu dari Detusoko dan yang satu dari Desa Pora," kata dia.

Benediktus menegaskan, kedua penumpang itu tak memiliki maksud negatif saat menggunakan KTP orang lain untuk menaiki pesawat tersebut.

Mewakili pihak keluarga, Benediktus berharap jenazah Teofilus dan Selvin segera ditemukan.

Baca juga: Dahlan Takut Makan Jamur Raksasa Seberat 10 Kg yang Ditemukannya, Khawatir dengan Hal Gaib

"Dalam kondisi apa pun, kami sudah menerima sebagai sebuah musibah," ujar Benediktus.

Sebelumnya, kuasa hukum Sarah, Richard Rowoe mengatakan, Sarah dan Selvin bekerja di pabrik kertas di Tangerang. Mereka tinggal di rumah kost yang sama.

Richard tak tahu identitas apa yang digunakan Shelvi saat menaiki pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"KTP asli atas nama Sarah Beatrice Alomau masih dipegang oleh Sarah hingga saat ini,” kata Richard, Selasa (12/1/2021).

 

Sementara itu, Senior Manager Avsec Bandara Soekarno-Hatta Oka Setiawan mengatakan, pihaknya langsung melakukan investigasi internal terkait informasi tersebut.

"Pihak Sriwijaya juga masih melakukan investigasi internal, kami pun juga sama," kata Oka.

"Kita sedang investigasi nanti hasilnya akan dibahas bersama-sama Sriwijaya, dengan (keluarga,red) korban dan lain-lain juga," tambah Oka.

Baca juga: 2 Penumpang Sriwijaya Air yang Pakai Identitas Orang Lain Akan Menikah, Ini Alasannya ke Pontianak

Ia mengatakan dari data yang terdapat dalam manifes penerbangan diketahui dua orang tersebut terdaftar atas nama Felix dan Sarah.

Oka juga mengaku, pihaknya baru mendapatkan kabar dari media sosial yang menyebutkan dua penumpang tersebut merupakan pasangan yang akan menikah.

(KOMPAS.com/Nansianus Taris)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X