Tiga SD Ditutup Sementara karena Abai Protokol Kesehatan

Kompas.com - 11/01/2021, 20:45 WIB
Karena tidak menerapkan protokol kesehatan ketat saat proses belajar tatap muka sesuai dengan surat edaran walikota, tiga Sekolah Dasar (SD) di Kota Banda Aceh ditutup oleh tim gugus tugas Covid 19 dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh sejak Minggu (10/01/2020) malam. KOMPAS.COM/TEUKU UMARKarena tidak menerapkan protokol kesehatan ketat saat proses belajar tatap muka sesuai dengan surat edaran walikota, tiga Sekolah Dasar (SD) di Kota Banda Aceh ditutup oleh tim gugus tugas Covid 19 dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh sejak Minggu (10/01/2020) malam.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Karena tidak menerapkan protokol kesehatan ketat saat proses belajar tatap muka sesuai dengan surat edaran wali kota, tiga sekolah dasar (SD) di Kota Banda Aceh ditutup oleh tim gugus tugas Covid 19 dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh sejak Minggu (10/01/2020) malam. 

“Tiga SD di Kota Banda Aceh kami tutup sejak  Minggu malam, karena sekolah tersebut mengabaikan protokol kesehatan,” kata Saminan, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya, Senin (11/01/2020).

Baca juga: 8 Sekolah di Padang Panjang Lakukan Belajar Tatap Muka, 36 Lainnya Menunggu Hasil Tes Swab

Menurut Saminan, ketiga sekolah itu ditutup dengan dipasang sepanduk bertuliskan “Sekolah ini ditutup karena mengabaikan protokol kesehatan, akan dibuka kembali setelah ada komitmen bersama dari warga sekolah”.

Sebelum ditutup, ketiga SD tersebut sudah diberi teguran oleh tim pengawas dan Gugus Tugas Covid-19 agar menerapkan protokol kesehatan ketat selama proses belajar dan mengajar tatap muka berlangsung. 

“Sebelum ditutup tiga sekolah tersebut sudah diperingatkan agar segera menerapkan protokol kesehatan ketat tapi mereka tetap abai. Padahal bedasarkan hasil evaluasi sebelumnya, lima sekolah tidak menerapkan protokol kesehatan. Tapi setelah kita beri teguran, dua sekolah lain segera memperbaiki,” katanya.

Masih kata Saminan, penutupan sementara proses belajar tatap muka dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan di sekolah selama proses belajar dan mengajar tatap muka berlangsung.

“Penutupan sekolah itu sesuai SOP yang kita buat. Dalam surat edaran wali kota, sekolah tatap muka dibolehkan mulai 04 Januari 2021 dengat syarat wajib menerapkan protokol kesehatan ketat. Tapi setelah seminggu berjalan sekolah tatap muka kami evaluasi ada masih abai terhadap protokol kesehatan sehingga kami putuskan untuk ditutup sementara," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Karawang dan Purwakarta Tunda Sekolah Tatap Muka

Tiga SD yang ditutup karena abai terhadap protokol kesehatan ketat adalah SD 14 di Pango, SD 46 di Rukoh dan SD Muhammadiyah 2.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X