Kompas.com - 07/01/2021, 16:33 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

NUNUKAN, KOMPAS.com – Seorang petani di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diringkus Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur di sebuah jalan setapak perbatasan RI – Malaysia, pada Rabu (6/1/2021) malam.

Laki-laki berinisial U (38) tersebut merupakan pemerkosa seorang perempuan berusia 35 tahun.

Kapolsek Sebatik Timur Iptu Muhammad Khomaini mengungkapkan, U melarikan diri ke Malaysia setelah memperkosa korbannya pada 27 Oktober 2020.

Baca juga: Jaksa Pinangki Akui Beri Tahu Keberadaan Djoko Tjandra di Malaysia ke Jaksa Eksekutor

"Sekitar tiga bulan ini, dia lari ke Sungai Melayu wilayah Malaysia, kita tidak bisa kejar dia karena terbentur yurisdiksi. Makanya begitu ada laporan dia masuk Indonesia, kita coba pastikan posisinya, begitu dia ada di wilayah Indonesia, kita langsung amankan," ujar Khomaini saat dihubungi, Kamis (7/1/2021).

Khomaini mengatakan, antara korban dan pelaku diduga saling kenal karena rumah mereka tidak begitu jauh satu sama lain.

"Kita menduga ada ketersinggungan pelaku, dalam pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan tindakan pemerkosaan karena sakit hati dengan korban," ujarnya.

Korban diancam dengan pisau berkarat

Khomaini menjelaskan, saat menjalankan aksinya, pelaku masuk rumah panggung korban dengan mencongkel palang pintu dapur.

Baca juga: Pelaku Percobaan Pemerkosaan Ibu-ibu di Pinggir Jalan Ternyata Napi Asimilasi Kasus yang Sama

Korban baru tersadar ketika pelaku sudah menindihnya dan menempelkan pisau berkarat di leher korban, sembari mengancam agar korban tidak melawan.

"Kejadiannya pukul 03.00 Wita, korban sudah tidur, kebetulan korban adalah janda yang tinggal sendiri. Terjadilah tindakan pemerkosaan di bawah ancaman pisau berkarat yang dia bawa," jelasnya.

Korban lepas dari ancaman setelah pelaku membersihkan diri di kamar mandi.

Korban berinisiatif melarikan diri dan kemudian melaporkannya ke petugas polisi.

"Kita sangkakan Pasal 285 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," kata Khomaini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X