15.488 Nakes di Kota Semarang Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Kompas.com - 04/01/2021, 14:09 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam

SEMARANG, KOMPAS.con - Pemerintah Kota Semarang menargetkan sebanyak 15.488 tenaga kesehatan yang bakal mendapatkan vaksin Covid-19 untuk tahap pertama.

Selanjutnya, ada juga pelayan publik sebanyak 97.621 orang, masyarakat rentan sebanyak 352.486 orang, masyarakat umum dan pelaku ekonomi sebanyak 520.391 orang, masyarakat rentan lainnya seperti lansia, disabilitas, dan lain-lain sebanyak 201.541 orang.

"Prioritas penerima vaksin Covid-19 di Kota Semarang secara bertahap yakni 15.488 tenaga kesehatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam dalam siaran pers, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Sumbar Dapat 39.920 Dosis Vaksin Sinovac, Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan proses vaksninasi tahap pertama dapat dilakukan.

Sebab, pihaknya masih menunggu kepastian distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

"Selanjutnya, melalui instalasi farmasi akan mendistribusikan vaksin ke fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit atau klinik, pos pelayanan lainnya yang memenuhi persyaratan sesuai juknis dari Kemenkes," ucapnya.

Hakam menjelaskan, kriteria yang mendapatkan vaksin adalah seseorang yang sehat dan berusia 18 sampai dengan 59 tahun yang tidak mempunyai komorbid.

"Seandainya memiliki komorbid, maka komorbid itu harus terkontrol oleh dokter dan prosedur vaksinasi dilakukan di rumah sakit dengan pengawasan ketat," ujarnya.

Baca juga: Tenaga Medis di Bangka Belitung Mulai Terima SMS Calon Penerima Vaksin Covid-19

Sebelumnya, vaksin Covid-19 telah tiba di Jawa Tengah pada Senin (4/1/2021) dini hari.

Vaksin asal perusahaan China, Sinovac itu disimpan di gudang Dinas Kesehatan Pemprov Jateng di Kawasan Industri Tambakaji Semarang.

Sebanyak 62.560 dosis vaksin Sinovac telah didistribusikan secara bertahap ke Jateng.

Proses vaksinasi rencananya akan dilakukan pada 14 Januari nanti dengan target utama untuk tenaga kesehatan dan personel penunjang di seluruh fasilitas kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X