Tak Dapat Subsidi, Perajin Tahu Tempe Ancam Lakukan Mogok Nasional

Kompas.com - 02/01/2021, 09:54 WIB
Ilustrasi kedelai Ilustrasi kedelai

SALATIGA, KOMPAS.com - Para perajin tahu dan tempe diinstruksikan untuk mogok berproduksi selama tiga hari, mulai 1-3 Januari 2021.

Instruksi ini sebagai respon kurangnya perhatian pemerintah terhadap para perajin tahu dan tempe.

Ketua Pusat Koperasi Tahu dan Tempe (Puskopti) Jawa Tengah Sutrisno Supriantoro mengatakan mogok produksi tersebut diawali dari perajin tahu dan tempe yang berada di Jabodetabek.

"Kalau pemerintah tidak merespon tuntutan perajin, maka gerakan mogok akan dilakukan secara nasional," jelasnya saat dihubungi, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Kemendag Sebut Stok Kedelai untuk Industri Tahu dan Tempe Cukup

Sutrisno menambahkan tuntutan para perajin tahu tempe adalah agar pemerintah memperhatikan dan memperjuangkan aspirasi mereka.

Tuntutan tersebut di antaranya pemberian subsidi sebesar Rp 2.000 per kilogram pembelian kedelai, pengaturan tata niaga kedelai agar tidak ada permainan karena saat ini harganya mencapai Rp 9.300 hingga Rp 10.000 per kilogram kedelai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Serta yang utama adalah kenaikan harga jual produksi tahu tempe sebesar 20 sampai 30 persen," jelasnya.

Baca juga: Sosialisasi Capres 2024, Giring Ganesha Blusukan ke Kampung Tempe Surabaya

Dia menyampaikan, selama pandemi Covid-19, perajin tahu tempe luput dari perhatian pemerintah.

Akibatnya ada perajin yang harus gulung tikar karena efek pandemi menyebabkan biaya produksi naik sementara permintaan turun drastis.

Di Jawa Tengah, lanjutnya, di setiap kota setidaknya ada 200 perajin tahu tempe.

"Kita saat ini hanya dalam kondisi bertahan, karena memang biaya produksi dan bahan baku sangat tinggi. Kalau tidak ada campur tangan pemerintah tentu semua akan bangkrut," kata Sutrisno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X