Sosialisasi Capres 2024, Giring Ganesha Blusukan ke Kampung Tempe Surabaya

Kompas.com - 20/11/2020, 15:32 WIB
Plt Ketum PSI Giring Ganesha berkunjung ke sentra pembuatan tempe di Surabaya, Jumat (20/11/2020). KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALPlt Ketum PSI Giring Ganesha berkunjung ke sentra pembuatan tempe di Surabaya, Jumat (20/11/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha blusukan ke Kampung Tempe, Surabaya, Jumat (20/11/2020).

 

Blusukan dilakukan untuk sosialisasi dirinya sebagai calon presiden 2024 serta silaturahmi kebangsaan PSI.

Ditemani sejumlah pengurus PSI Jatim dan Surabaya, Giring mengunjungi sentra produksi tempe di Jalan Sukomanunggal 1 Surabaya.

Baca juga: Muncul Baliho Arief Muhammad Siap Menjadi Nomor 1, Ikuti Jejak Giring?

 

Giring juga sempat berdiskusi dengan warga dan tumpengan merayakan ulang tahun ke-6 PSI bersama warga.

"Ini titik kota yang ke-26, sebelumnya saya keliling Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Jombang, dan Trenggalek, Kalsel, dan Kaltim," kata Giring di lokasi, Jumat.

Giring menolak berstatment lebih jauh soal pencapresan 2024 terkait rencana koalisi dan sebagainya.

 

"Untuk soal koalisi dan sebagainya, saya tidak ngomong sekarang, nanti 2022 lah," jelasnya.

Baca juga: Viral Foto Pria Miskin Meninggal Digigit Ular, Tinggalkan 4 Orang Anak

Yang penting saat ini dia hanya memastikan tugas-tugas anggota legislatif PSI Surabaya berjalan maksimal.

Sebelumnya diberitakan, Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha merespons munculnya foto-foto di media sosial mengenai baliho dirinya sebagai calon presiden 2024.

Giring pun membenarkan kabar tersebut dan menyebut bahwa ia hendak mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Mancing, Seorang Pemuda Diterkam Buaya Laut dan Diseret Masuk Air di Depan Temannya

Sedang Mancing, Seorang Pemuda Diterkam Buaya Laut dan Diseret Masuk Air di Depan Temannya

Regional
1o Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor

1o Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor

Regional
Sopir Perusahaan Otak Perampokan Uang Setengah Miliar di Semarang Pura-pura Kejar Para Pelaku

Sopir Perusahaan Otak Perampokan Uang Setengah Miliar di Semarang Pura-pura Kejar Para Pelaku

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Januari 2021

Regional
Guru Privat Culik Bocah 9 Tahun, Motif karena Sayang hingga Diancam 7 Tahun Bui

Guru Privat Culik Bocah 9 Tahun, Motif karena Sayang hingga Diancam 7 Tahun Bui

Regional
Video Viral Peternak Buang Telur ke Sawah karena Kesal, Begini Penjelasannya...

Video Viral Peternak Buang Telur ke Sawah karena Kesal, Begini Penjelasannya...

Regional
Pasutri Ini Tewas Tertimbun Longsor dan Bongkahan Batu Besar

Pasutri Ini Tewas Tertimbun Longsor dan Bongkahan Batu Besar

Regional
Seorang PNS di Aceh Timur Ditangkap Densus 88

Seorang PNS di Aceh Timur Ditangkap Densus 88

Regional
Video Diduga Mobil Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri Viral di Media Sosial

Video Diduga Mobil Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri Viral di Media Sosial

Regional
Karawang 6 Minggu Berturut-turut Masuk Zona Merah, Jadi Sorotan Ridwan Kamil

Karawang 6 Minggu Berturut-turut Masuk Zona Merah, Jadi Sorotan Ridwan Kamil

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Januari 2021

Regional
Enggan Dianggap Langgar Prokes Covid-19, PDI-P Bali: Tiup Lilin Kan Harus Buka Mulut

Enggan Dianggap Langgar Prokes Covid-19, PDI-P Bali: Tiup Lilin Kan Harus Buka Mulut

Regional
PPKM Jilid 2 di Banyumas, Jam Malam Dilonggarkan, Sebagian Tempat Wisata Dibuka

PPKM Jilid 2 di Banyumas, Jam Malam Dilonggarkan, Sebagian Tempat Wisata Dibuka

Regional
Bantah Acara di Bali Langgar Protokol Kesehatan, PDI-P: Namanya Tiup Lilin Kan Harus Buka Mulut

Bantah Acara di Bali Langgar Protokol Kesehatan, PDI-P: Namanya Tiup Lilin Kan Harus Buka Mulut

Regional
Gara-gara Bangun Kesiangan, Calon Pengantin Ini Dianiaya Kerabatnya hingga Tewas

Gara-gara Bangun Kesiangan, Calon Pengantin Ini Dianiaya Kerabatnya hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X