Kasus Makian Gubernur Maluku, Kapolda Minta Dilakukan Gelar Perkara

Kompas.com - 31/12/2020, 23:22 WIB
Kapolda Maluku, Irjen Pol. Refdi Andri saat memberikan kterangan kepada wartawan di Kantor Polda Maluku, Kamis (31/12/2020) sore KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolda Maluku, Irjen Pol. Refdi Andri saat memberikan kterangan kepada wartawan di Kantor Polda Maluku, Kamis (31/12/2020) sore

AMBON, KOMPAS.com-Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri, meminta Direktorat Kriminalisasi Umum (Ditkrimum) Polda Maluku untuk melakukan gelar perkara atas kasus makian Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Kasus makian Gubernur Maluku itu dilaporkan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ridwan Rahman Marasabessy, pada Kamis (24/12/2020).

"Laporan itu sudah kita terima, tentu kita pelajari. Saya sudah katakan kepada Dirkrimum lakukan gelar perkara, " kata Refdi menjawab pertanyaan wartawan di Mapolda Maluku, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Makian Gubernur Maluku Berujung Laporan ke Polisi, Ini Ceritanya

Selain meminta dilakukannya gelar perkara, Refdi juga meminta Ditrkimum Polda Maluku yang menangani kasus tersebut agar dapat meminta keterangan secara jelas agar penanganan kasus tersebut dapat berjalan dengan baik dan objektif.

"Minta keterangan itu sejelas-jelasnya sehingga laporan-laporan itu pengaduan-pengaduan itu musti kita tanya secara objektif tanpa keberpihakan untuk itu gelar awal itu menjadi penting," terangnya.

"Mudah-mudahan  itu sudah dilakukan gelar dalam kelompok yang kecil dulu untuk mempelajari yang dilaporkan itu betul - betul masuk sebagaimana pasal," tambahnya.

Refdi mengungkapkan penanganan kasus tersebut tidak harus dilakukan tergesa-gesa, sebab berbagai tahapan dan penilaian harus dilakukan terlebih dahulu sebelum kasus tersebut ditindaklanjuti ke proses selanjutnya.

Baca juga: Gubernur Maluku Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Rendahkan Martabat Wanita

"Itu ada tahapan-tahapan ada penilaian-penilaian, ada juga nanti melibatkan berbagai unsur untuk gelar lanjutan terhadap penilaian," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Murad Ismail dilaporkan ke polisi setelah menyampaikan kata-kata makian saat diwawancarai wartawan di Kantor Gubernur Maluku pada Senin (21/12/2020).

Kuat dugaan, Murad kesal dan menyampaikan kata-kata kasar karena tidak terima dengan berita soal dana Rp 5,1 miliar dari APBD yang diperuntukan untuk rehabilitasi rumah pribadinya di kawasan Wayame, Ambon.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X