Arus Balik Libur Tahun Baru, Waspada 5 Titik Rawan Kecelakaan Jalur "Tengkorak" Gentong

Kompas.com - 28/12/2020, 14:18 WIB
Sebuah bus pariwisata dari arah Bandung menuju Pangandaran terjun ke jurang tanjakan Gentong Atas akibat tergelincir jalan licin, Selasa (15/12/2020). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHASebuah bus pariwisata dari arah Bandung menuju Pangandaran terjun ke jurang tanjakan Gentong Atas akibat tergelincir jalan licin, Selasa (15/12/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dibukanya Objek Wisata Pangandaran, Jawa Barat, selama musim liburan Tahun Baru membuat kawasan Tasikmalaya jadi jalur utama perlintasan pengunjung yang berasal dari kota besar Bandung dan Jakarta.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tasikmalaya mencatat ada 5 titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur "tengkorak" Gentong, Tasikmalaya.

Jalur Gentong sendiri dikenal memiliki jalur yang berkelok-kelok dengan tanjakan dan turunan yang curam disertai di sepanjang kiri pinggir jalannya adalah jurang.

"Kami meminta kepada para pengendara untuk waspada saat melewati jalur Gentong. 5 titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur ini, yakni Simpang 3 Pamoyanan, Gentong Bawah, Gentong Atas, Leter U Strawberry-Kadipaten dan Jembatan Trowek-Kadipaten," jelas Kepala Satlantas Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha, kepada wartawan, Senin (28/12/2020).

Baca juga: Arus Balik Libur Tahun Baru Via Tasikmalaya, Kendaraan Diperkirakan Membludak di Gentong

Menurut Bayu, saat memasuki musim liburan tahun baru di masa Pandemi Corona ini tidak terpantau arus kendaraan yang signifikan.

Namun, sesuai pantauan informasi di Objek Wisata Pangandaran, semua fasilitas penginapan penuh dan sudah mulai membludak pengunjung.

Sehingga, diyakini saat kedatangan pengunjung dari kota-kota besar tak sekaligus membludak dan biasanya tak datang secara rombongan.

Baca juga: Kontainer Terguling di Tanjakan Gentong, Jalur Tasikmalaya-Bandung Macet Panjang Dua Arah

Namun, saat nanti arus balik para pengunjung pulang lagi ke kota-kota besar biasanya akan bersamaaan dan diprediksi akan terjadi kepadatan di wilayah Gentong, Tasikmalaya.

"Kami prediksi arus balik nanti yang justru akan terjadi kepadatan, karena biasanya akan pulang secara bersamaan waktunya untuk kembali ke kota-kota besar. Apalagi, selama ini hanya Pangandaran, objek wisata terkenal di Jabar yang masih dibuka dan dikunjungi oleh para wisatawan," tambah Bayu.

Baca juga: 38 Ruas Jalan Kota Tasikmalaya Ditutup Saat Malam Tahun Baru

Pihaknya meminta kepada semua pengendara untuk lebih waspada saat melewati jalur Gentong-Tasikmalaya.

Apalagi, selama ini wilayahnya jadi akses utama menuju Pangandaran bagi wisatawan yang berasal dari kota-kota besar.

Persiapkan kendaraan dan fisik berkendara serta selalu berhati-hati di wilayah jalur rawan serta tak terlalu kencang membawa mobil ataupun motor.

"Persiapkan segalanya mulai dari kendaraan dan fisik seusai liburan saat melewati jalur rawan kecelakaan. Kita juga menyediakan lokasi rest area bagi pengendara di kawasan Letter U Gentong. Jadi, kalau sudah capek jangan dipaksakan, istirahat dulu di rest area yang telah disediakan," ujar dia. 

Baca juga: Dalam Sehari, Ratusan Pemudik Disuruh Putar Balik di Pos Gentong Tasikmalaya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X