Kompas.com - 24/12/2020, 18:25 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sebanyak sembilan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur berubah jadi zona merah penularan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Padilah Mante Runa mengatakan, perubahan zona tersebut karena terjadi kenaikan angka positif Covid-19 di daerah tersebut usai helatan Pilkada serentak 2020.

“Memang ada penambahan kasus usai Pilkada. Cuma persentase naik turun. Ada juga klaster,” ungkap dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Desember 2020

Sejak dua hari terakhir peningkatan kasus positif di Kaltim signifikan.

Pada Rabu (23/12/2020) terjadi penambahan 418 kasus positif. Sementara Kamis (24/12/2020) terjadi penambahan 372 kasus.

Dengan demikian total kasus positif Covid-19 di Kaltim saat ini sebanyak 25.263 orang.

Sebanyak 3.402 sedang jalani perawatan, 21.162 sembuh dan 699 meninggal dunia.

Dari sembilan kabupaten dan kota yang zona merah, Kota Samarinda terbesar jumlah kasus yakni 6.665 kasus.

Baca juga: Klaster Pilkada Terbentuk, 25 Staf dan 2 Komisioner KPU Samarinda Positif Covid-19

Disusul Kota Balikpapan 5.457 kasus, Kutai Kartanegara 4.850 kasus, Kutai Timur 3.696 kasus, Bontang 1.748 kasus dan Paser 1.108 kasus.

Kemudian, Kabupaten Berau 855 kasus, Kutai Barat 554 kasus, Penajam Paser Utara (PPU) 304 kasus, dan Mahakam Ulu 27 kasus dengan status zona kuning.

Padilah mengatakan, selama helatan pilkada ditemukan banyak kegiatan yang tidak mematuhi protokol Covid-19 seperti jarang menggunakan masker dan terjadi kerumunan massa.

“Sangat-sangat tidak mematuhi. Coba lihat di jalan-jalan orang enggak pakai masker, berkumpul dan lain-lain,” ungkap dia.

Baca juga: Ledakan Kapal Tunda di Samarinda, 1 Pekerja Tewas, Lainnya Terluka

Lonjakan kasus tertinggi usai Pilkada, kata Padilah, terjadi di tiga daerah yakni Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara.

Hanya dirinya tak menyebut jumlah persentasi kenaikan karena fluktuatif.

Tak hanya masyarakat umum, para penyelenggara juga terpapar usai Pilkada.

Misalnya di Samarinda, sebanyak 25 staf dan 2 komisioner KPU Samarinda juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Isolasi Mandiri, Wali Kota Samarinda Sering Jemur Pagi dan Minum Jus Jeruk

Sebanyak 10 staf tengah menjalani perawatan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim.

Sedang staf lain yang tak memiliki gejala sakit menjalani isolasi mandiri di rumah.

Tak hanya Samarinda, daerah lain seperti Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Paser juga puluhan Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pegawai dan komisioner KPU juga terkonfirmasi positif Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X