Berikut Aturan Khusus dari Keusukupan Agung Semarang Saat Ibadah Natal di Gereja

Kompas.com - 20/12/2020, 08:48 WIB
Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko KOMPAS.com/instagram pribadiUskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko

SEMARANG, KOMPAS.com - Keuskupan Agung Semarang memberlakukan penerapan protokol kesehatan secara khusus bagi umat Katolik yang hendak mengikuti pelaksanaan ibadah pada malam perayaan Natal 25 Desember mendatang.

Peraturan khusus yang ditetapkan bagi jemaat atau umat tamu yang datang dari luar daerah mengacu pada Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Dampak Covid-19 Keuskupan Agung Semarang Nomor 1301/A/X/2020-51 tentang panduan persiapan dan pelaksanaan perayaan Natal 2020 dan tahun baru 2021 di wilayah Keuskupan Agung Semarang.

Dalam aturan tersebut para jemaat atau umat tamu yang mengikuti pelaksanaan ibadah di gereja diwajibkan memperlihatkan hasil test swab atau tes rapid yang masih berlaku dengan hasil negatif.

Baca juga: Ibadah Natal, Kapasitas Gereja di Magelang Dibatasi 25 Persen

Peraturan tersebut diterapkan guna mencegah kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 sehingga ibadah Ekakristi dapat berjalan dengan baik dan aman.

"Maka perlu dijalin kerjasama dengan keluarga-keluarga umat yang akan menerima tamu untuk dapat dikontrol dan dipastikan bahwa kehadirannya dalam keadaan sehat," kata Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko dalam surat edaran yang diterima Kompas.com pada Sabtu (19/12/2020).

Selain itu, lanjut dia perlu juga kerjasama dengan para ketua RT yang menjadi tempat pelaporan para tamu yang datang dan tinggal selama 1 x 24 jam atau lebih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Duduk Perkara Larangan Ibadah Natal di Rumah Warga, Ini Penjelasan Kades di Aceh Tamiang

Dia menjelaskan Keuskupan Agung Semarang membuka kemungkinan bagi umat dari luar daerah untuk mengikuti perayaan Ekaristi bersama di gereja.

Namun dengan tetap memperhatikan syarat-syarat penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan pemerintah maupun peraturan paroki setempat.

"Tetapi apabila paroki setempat tidak membuka kesempatan bagi umat dari luar daerah untuk hadir dalam perayaan Ekaristi bersama, maka ketetapan paroki setempat itu harus dihormati dan ditaati demi kebaikan, kesehatan, dan keselamatan bersama," katanya.

Baca juga: Periode Natal dan Tahun Baru, Penumpang Lansia Hanya Boleh Naik KRL Pukul 10.00 sampai 14.00 WIB
Sementara itu, ketentuan khusus lainnya yakni terkait jumlah umat yang dapat mengikuti kegiatan ibadah dan perayaan Natal secara berjamaah tidak melebihi 50 persen dari kapasitas rumah ibadah dan tetap menerapkan jarak tempat duduk antar umat minimal satu meter.

Karen itu, paroki-paroki diimbau untuk tidak memasang tenda tambahan untuk umat di seputar gedung gereja.

"Apabila ada kebutuhan tempat tambahan mengingat banyaknya umat yang mau mengikuti misa bersama di gereja atau kapel hendaknya memaksimalkan kapasitas daya tampung gereja dan kapel," jelasnya.

Baca juga: Wonogiri Zona Merah, Semua Tempat Wisata Ditutup Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Bahkan, kata dia kalau perlu dapat memanfaatkan aula gedung pastoral paroki dengan tetap mengindahkan ketentuan protokol kesehatan masa pandemi Covid-19.

"Untuk itu panitia Natal hendaknya memastikan jumlah umat yang benar-benar mau mengikuti misa bersama di gereja atau kapel, bukan sekadar mengandalkan data umat yang memenuhi syarat untuk mengikuti misa tatap muka," katanya.

Demi ketenangan dan kenyamanan umat dalam merayakan Natal, diharapkan paroki-paroki meningkatkan pola pengamanan gereja dan kapel tempat diselenggarakannya perayaan Ekaristi Natal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X