2 Orangutan yang 5 Tahun Korban Perdagangan Satwa di Thailand, Akhirnya Kembali ke Indonesia

Kompas.com - 18/12/2020, 15:44 WIB
Dua orangutan Sumatera diangkut ke dermaga pabean bandara dalam kandang sebelum mereka dipulangkan dari Thailand ke Indonesia setelah diselundupkan ke kerajaan, di Bandara Suvarnabhumi di Bangkok pada 17 Desember 2020 AFP PHOTO/LILLIAN SUWANRUMPHADua orangutan Sumatera diangkut ke dermaga pabean bandara dalam kandang sebelum mereka dipulangkan dari Thailand ke Indonesia setelah diselundupkan ke kerajaan, di Bandara Suvarnabhumi di Bangkok pada 17 Desember 2020

JAMBI, KOMPAS.com- Sebanyak dua orangutan Sumatera (Pongo abelii) datang dari Thailand, setelah lima tahun menjadi korban perdagangan satwa.

Orangutan betina berusia enam tahun, bernama Ung Aing dengan bobot 18 kilogram dan Natalee dengan berat 22 kilogram.

Sebelum dibawa pulang ke Indonesia, keduanya sudah menjalani serangkaian tes fisik, laboratorium, dan dinyatakan aman dari Covid-19.

"Kita akan lakukan rehabilitasi di sanctuary atau tempat perlindungan Danau Alo, Tanjab Barat, baru kemudian dilepasliarkan," kata Kepala BKSDA Jambi, Rahmat Saleh di Terminal Kargo Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: 2 Orangutan yang Diselundupkan ke Thailand Dipulangkan ke Indonesia

Dia mengatakan setelah menjalani rehabilitasi, maka orangutan akan dilepasliarkan pada habitatnya, yakni di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) di Kabupaten Tebo.

Orangutan termasuk endemik Sumatera. Menurut Badan Konservasi Dunia (IUCN) statusnya kritis atau satwa dilindungi dan langka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua Orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang dipulangkan dari Thailand karena menjadi korban perdagangan satwaSuwandi/KOMPAS.com Dua Orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang dipulangkan dari Thailand karena menjadi korban perdagangan satwa

Orangutan ini hasil sitaan perdagangan satwa internasional di Thailand, sejak 2016.

Setelah proses hukum yang memakan waktu sekitar 4 tahun, Pemerintah Thailand menyerahkan dua orangutan kepada Kedutaan Besar RI Bangkok untuk dipulangkan ke Indonesia.

Baca juga: Sempat Masuk ke Permukiman Warga, Orangutan Tapanuli Dilepasliarkan ke Habitatnya

Selama proses hukum berlangsung, kedua orangutan tersebut dirawat di Khao Prathap Chang Wildlife Breeding Centre, Provinsi Ratchaburi di bawah pengawasan Department of National Parks, Wildlife and Plant Conservation (DNP).

Kasus penyelundupan satwa liar ke luar negeri memang marak belakangan ini. Dalam tahun ini saja, ada 68 kasus penyelundupan satwa langka berbagai jenis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X