Kompas.com - 14/12/2020, 18:20 WIB
Kepala UPT BP2MI Pontianak Kombes Pol Erwin Rachmat KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala UPT BP2MI Pontianak Kombes Pol Erwin Rachmat

PONTIANAK, KOMPAS.com – Sepanjang tahun 2020 ini, Pemerintah Malaysia telah mendeportasi sebanyak 4.401 pekerja migran Indonesia (PMI) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Jumlah tersebut meningkat sebanyak 61 persen dibanding tahun 2019, sebanyak 2.732 orang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak Kombes Pol Erwin Rachmat mengatakan, tingginya deportasi lantaran perekonomian Malaysia mengalami resesi, sehingga melakukan razia besar-besaran terhadap PMI unprosedural.

"PMI yang dideportasi Pemerintah Malaysia tahun 2020 4.401 orang, meningkat 61 persen. Tahun 2019 sebelumnya, 2.732 orang," ujar Erwin kepada wartawan, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Penempatan Pekerja Migran Melalui Kalbar Merosot 76 Persen

Selain itu, peningkatan pemulangan PMI bermasalah melalui skema repatriasi juga meningkat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari 161 orang di tahun 2019 menjadi 374 orang tahun 2020 atau meningkat 143 persen.

"Tingginya angka deportasi dan repatriasi ini juga akibat terputusnya informasi terkait bekerja aman di luar negeri," ucap Erwin.

Karena itu, BP2MI Pontianak akan gencarkan sosialisasi di daerah kantong-kantong PMI bermasalah, seperti Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang.

Baca juga: Tak Miliki Paspor dan Visa Kerja, 245 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia

Dijelaskan Erwin, sosialisasi tatap muka sudah menjangkau ratusan masyarakat yang terdiri dari berbagai macam latar belakang, mulai aparatur desa sampai tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Salah satu poin penting bekerja di luar negeri secara prosedural adanya jaminan rasa aman dan keadilan dalam hak. Setiap pekerja migran yang berangkat secara resmi akan dilindungi asuransi ketenagakerjaan," ucap Erwin.

Di tahun 2020, lanjut Erwin, BP2MI Pontianak sudah memfasilitasi lima pencairan klaim asuransi jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp 65 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X