Pasien Covid-19 Ketakutan Dibawa ke RS, Bupati Banyumas Minta Tenaga Kesehatan Lebih Humanis

Kompas.com - 14/12/2020, 14:09 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (14/12/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (14/12/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Bupati Banyumas Achmad Husein meminta tenaga medis lebih humanis kepada para pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasalnya selama ini banyak warga yang ketakutan ketika akan diisolasi di rumah sakit maupun di tempat karantina.

"Ada warga ketakutan sambil memeluk kades (kepala desa), takut dibawa ambulans," ungkap Husein saat rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Hanya Bertahan Sepekan di Zona Oranye, Banyumas Kembali Jadi Zona Merah

Menurut Husein, ketakutan serupa juga terjadi di tempat lain. Secara psikologis, pasien takut mendengar sirine ambulanas dan melihat tenaga medis berpakaian APD lengkap.

"Sekarang ambulans yang menjemput pasien tidak pakai sirine lagi. Sekarang harus diubah, isolasi itu menyenangkan, yang humanis agar tidak stres, misal pakai hazmat nari-nari atau gimana," ujar Husein

Husein juga meminta pengelola rumah sakit untuk menciptakan suasana yang menyenangkan di ruang isolasi.

"Tolong di ruang isolasi dibikin humanis. Ini fakta nyata di lapangan, ini menjadi problem sosial, masyarakat tidak mau dibawa ke rumah sakit (karena ketakutan)," kata Husein.

Baca juga: Banyumas Tak Lagi Zona Merah, Tempat Wisata Baturraden Kembali Dibuka

Husein mengungkapkan, keengganan pasien Covid-19 dibawa ke rumah sakit akan berdampak buruk terhadap yang bersangkutan, apalagi jika memiliki penyakit penyerta.

"(Awalnya) tidak mau dibawa ke rumah sakit, kalau sudah berat terpaksa mau dibawa ke rumah sakit, (tapi) itu sudah terlambat, sehingga angka kematian tinggi," ujar Husein.

Berdasarkan data hingga Minggu (13/12/2020) malam, total kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai 3.544.

Rinciannya, 2.153 orang sembuh, meninggal dunia 140 dan sisanya menjalani isolasi, baik di rumah sakit, tempat karantina maupun di rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X