Kompas.com - 11/12/2020, 18:48 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 (SHUTTERSTOCK/solarseven) Ilustrasi vaksin Covid-19

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Melalui media sosial, Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) Bantul, Yogyakarta, membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin memperoleh vaksinasi Covid-19.

Sejak dibuka pada Jumat (11/12/2020) sudah ada beberapa warga yang menanyakan terkait kebenaran vaksinasi.

Dari akun Instagram @rumahsakit.uii diunggah mengenai vaksinasi Covid-19 yang bisa dipesan melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Dalam foto juga disebut syarat dan ketentuan di antaranya estimasi ketersediaan vaksin Covid-19 antara 1-2 bulan, pasien yang melakukan perjanjian/booking vaksin Covid-19 akan mendapatkan prioritas.

Baca juga: Jelang Sekolah Tatap Muka, Siswa Diingatkan Tak Euforia meski Vaksin Covid-19 Sudah Ada

Merek dan harga vaksin ditentukan kemudian sesuai dengan perkembangan, demikian juga pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan vaksin, dan pemberian vaksin oleh dokter.

Dari pengamatan Kompas.com, di akun Instagram @rumahsakit.uii sudah ada beberapa akun yang bertanya mengenai kebenaran.

Saat dikonfirmasi, Humas RS UII Indra Lestari membenarkan pengumuman tersebut.

"Betul sekali (pengumuman pembukaan pendaftaran vaksinasi)," kata Indra saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Jumat (11/12/2020).

Dijelaskan, mekanisme untuk warga yang ingin vaksinasi harus reservasi tanpa uang pendaftaran. Untuk merek vaksin, Indra mengaku melihat perkembangan dari BPOM dan MUI terkait halalnya. 

"Vaksinasi ini terkait dengan merek, kita akan melihat perkembangan lebih lanjut, kedua adalah teknisnya seperti apa, tim sudah siap," ucap Indra.

Baca juga: Pesan hingga 130 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Novavax, Indofarma: Untuk Vaksinasi Berbayar

Menurut dia, pembukaan pendaftaran mulai Jumat ini untuk melihat antusiasme warga terkait keinginan atau kesadaran masyarakat untuk vaksinasi.

"Jadi tujuan kami melihat antusias mengecek gelombang gitulah, antusias masyarakat terkait vaksinasi seperti apa," ucap Indra.

Menurut dia, perkiraan vaksin bisa diterima masyarakat 1-2 bulan ke depan. Perkiraan harga di batas minimum antara Rp 450.000-Rp 500.000.

"Soft opening-nya hari ini sampai nanti malam kita lihat antusiasme warga. Untuk saat ini sudah banyak yang menanyakan," kata dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X