Kompas.com - 11/12/2020, 16:52 WIB
Sumur Ambles Milik Warga Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul Dok Lurah PacarejoSumur Ambles Milik Warga Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Sumur milik Puniyem warga Padukuhan Jelok RT 05, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diketahui ambles beberapa hari yang lalu.

Lurah Pacarejo Suhadi menyampaikan, sumur milik Puniyem ambles ke dalam tanah diketahui pada Selasa (8/12/2020).

Menurut cerita pemilik rumah, sumur ambles saat hujan deras terjadi di wilayah Semanu.

Baca juga: Fenomen Sinkhole di Gunungkidul, Ini Kata Pakar dari UGM

Setelah seharian hujan, terdengar suara gemuruh dari sekitar sumur. Saat pemilik melihat ke sekitar sumur yang memiliki kedalaman sekitar 40 meter itu sudah ambles.

Seluruh bibir sumur termasuk alat timbanya masuk ke dalam tanah sekitar 4 meter dan diameter lubang sekitar 5 meter.

Sumur itu sudah tidak digunakan oleh Puniyem, karena saat ini sudah menggunakan air dari PDAM. 

"Sekarang sudah diberi garis polisi, agar tidak ada warga yang berada di sekitar sumur," kata Suhadi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Jumat (11/12/2020).

"Sumurnya lama tidak digunakan, karena warga sudah menggunakan PDAM," ucap Suhadi.

Baca juga: Sedang Menyiangi Rumput, Tiba-tiba Sang Istri Terperosok ke Lubang Diduga Sinkhole

Menurut dia, kejadian sumur ambles diduga karena sinkhole tahun ini baru pertama kali di wilayahnya.

Sinkhole beberapa tahun lalu muncul di daerahnya, saat luweng Blimbing, yang awalnya 20 meter menjadi 2 hektar, pada 2018.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Edy Basuki mengatakan, sudah mendapatkan laporan mengenai amblesnya sumur milik warga Pacaerjo hari ini.

Pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi.

"Sedang dicek oleh tim," kata Edy.

Dijelaskan sinkhole fenomena biasa di kawasan karst. Munculnya sinkhole karena luruhnya tanah dipermukaan karena air hujan yang menumpuk.

Baca juga: Sinkhole Muncul di Tengah Telaga di Gunungkidul

Air dan tanah masuk masuk melalui ponor atau lubang lubang alami jalur air permukaan masuk ke lorong bawah tanah.

Kemunculan lubang ini merupakan hal biasa, karena karakteristik Gunungkidul yang merupakan pegunungan karst

Selama Januari 2020 sinkhole terjadi di Dusun Tlaseh dan Dusun Karangawen, Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo; satu sinkhole di Sinkhole muncul di Dusun Kandri, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo; Rekahan tanah di dusun Brongkol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus; dan Rekahan tanah di Dusun Panggang I, Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang.

Sementara data dari BPBD sejak 2017 hingga 2018 terjadi 32 fenomena sinkhole yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul seperti di Kecamatan Semanu, Rongkop, Ponjong, Girisubo, Purwosari, Tanjungsari, Paliyan.

Baca juga: Fakta Fenomena Sinkhole di Gunungkidul: Kedalaman 5 Meter hingga Potensi Bahayanya

Yang terbanyak ada di Rongkop sebanyak 18 kejadian sinkhole pada 2018, dan 2019 tidak ada kejadian karena memang curah hujannya rendah. 

Edy mengatakan, pihak BPBD memasang papan peringatan dan garis pengaman, kawasan rawan ambles di beberapa titik sinkhole.

Selain itu, BPBD Gunungkidul juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menutup lubang dengan sampah, karena dikhawatirkan akan masuk ke jalur sungai bawah tanah dan mencemari. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X