Ratusan Pengungsi Banjir di Perumahan De Flamboyan Medan Jalani Tes Swab

Kompas.com - 05/12/2020, 17:16 WIB
Ilustrasi Tes swab KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi Tes swab

 

MEDAN, KOMPAS.com - Sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, ratusan pengungsi korban banjir di perumahan De Flamboyan di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan menjalani tes usap/swab pada Sabtu (5/12/2020). 

"Tadi pagi Pak Gubernur (Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-red) datang dan menganjurkan agar semua korban banjir di swab," ujar Kepala Puskesmas Sei Mencirim dr Juliani di posko pengungsi di Batalyon Arhanud, Sabtu. 

Kegiatan tes usap itu, lanjut dia, dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 khususnya di lokasi pengungsian.

Baca juga: Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

 

Pelaksanaan tes swab, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumut dan Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang.

Apabila nantinya ada pengungsi yang dinyatakan positif Covid-19, maka akan langsung diisolasi.

"Di sini ada 350 orang pengungsi, jadi kita berusaha untuk men-swab semuanya. Mudah-mudahan nanti hasilnya baik," katanya.

Baca juga: 5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara (BPBD Provinsi Sumut) Riadil Akhir Lubis saat ditemui di lokasi banjir menjelaskan, ada 343 orang yang mengungsi akibat banjir yang terjadi pada Kamis malam hingga Jumat (5/12/2020) dini hari. 

Pengungsian itu, kata dia, ditempatkan di Balai Desa Tanjung Selamat dan Arhanud.

"Saat ini warga yang menjadi korban banjir diungsikan di Balai Desa Tanjung Selamat dan Arhanud. Semua kebutuhan logistik dipenuhi," ungkapnya. 

Baca juga: Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Seperti diketahui, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (4/12/2020).

Diberitakan Kompas.com (4/12/2020), setidaknya tiga orang tewas akibat banjir tersebut.

Ketinggian di lokasi banjir mencapai 3-6 meter.

Banjir bandang di sejumlah wilayah di Medan tersebut dipicu oleh hujan deras pada Kamis (3/12/2020) malam hingga Jumat (4/12/2020) dini hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X