Kompas.com - 04/12/2020, 11:54 WIB
Ilustrasi Covid-19 SHUTTERSTOCKIlustrasi Covid-19

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah 33 guru dan pegawai tata usaha (TU) di MAN 22 Palmerah, Jakarta Barat terpapar Covid-19 setelah berkunjung di Yogyakarta.

Terkait hal itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo Eryono meminta agar tidak mengkambinghitamkan pariwisata DIY.

"Belum tentu terjangkitnya di DIY. Mungkin makan malam di kota yang dilewati tidak menggunakan protokol itu juga bisa menjadi sumber penyakit," kata dia saat dihubungi Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Hingga sekarang pihaknya belum mendapatkan laporan apakah terpapar dari hotel atau dari restoran. Lalu, perlu dicermati pula apakah setelah study tour hanya ke Yogyakarta.

"Bisa saja kan mereka study tour tidak hanya di DIY. Di perjalanan apakah dia melakukan protokol kesehatan. Jangan sampai ada kambing hitam," ujar dia.

Menurut dia, dibutuhkan transparansi ke mana saja rombongan sekolah tersebut saat berkunjung ke DIY, hal tersebut bertujuan untuk evaluasi pihaknya dalam memberikan layanan pariwisata di DIY.

"Iya dibuka ke mana saja. Biar kita bisa evaluasi mana yang kurang. Jangan ada salah satu daerah atau pihak yang terpojokkan. Mari kita evaluasi bersama," ujar dia.

Lebih lanjut, Deddy mengatakan dengan membuka ke mana saja rombongan tersebut berkunjung ke DIY maka dapat diketahui penyebab terpaparnya guru yang berkunjung ke DIY tersebut.

"Coba kita telusuri kita tracing apakah mereka sehabis dari DIY menginap di mana. Keluar obyek wisata apakah kembali ke DIY atau berkunjung ke luar. Saat makan di study tour baik itu makan malam, siang, kadang tidak di DIY, bisa dalam perjalanan. Ini perlu diperhatikan," kata dia.

"Selama pandemi ini kita memang berdampingan dengan pandemi jangan sampai ada yang terpapar, jangan sampai ada yang terdampak ekonominya," ujarnya.

Baca juga: Rombongan Guru MAN 22 yang Positif Covid-19 Usai Wisata ke Yogyakarta Tak Izin Sebelum Berangkat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X