Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Terima dengan Putusan KPU, Rumah Calon Bupati Boven Digoel Dibakar Massa, Ini Faktanya

Kompas.com - 01/12/2020, 19:28 WIB
Setyo Puji

Editor

Polda tambah pasukan

Menyikapi insiden itu, Polda Papua langsung menerjunkan dua peleton pasukan Brimob dari Kabupaten Merauke ke Boven Digoel.

"Kami telah mendorong dua peleton dari kompi Merauke untuk merapat ke Boven Digoel," ujar Wakapolda Papua, Irjen Matius Fakhiri, melalui rilis, Selasa (1/12/2020).

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang Pilkada itu, polisi juga bekerjasama dengan aparat TNI.

Saat ini, dikatakan Matius, situasi keamanan pasca-kerusuhan di Boven Digoel sudah berlangsung kondusif.

"Tadi pagi beberapa personel juga telah melakukan pembersihan di beberapa titik yang dilakukan pemalangan menggunakan ban bekas yang dibakar. Saat ini anggota masih terus melakukan penjagaan di Kantor KPU Boven Digoel guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Matius.

Baca juga: Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Berkoordinasi dengan KPU dan paslon

Ilustrasi KPULUCKY PRANSISKA Ilustrasi KPU

Selain menambah pasukan keamanan, Matius mengatakan juga akan melakukan koordinasi dengan KPU serta masing-masing paslon.

"Saya juga akan bertemu dengan Komisioner KPU Provinsi untuk membahas bagaimana langkah-langkah kedepan untuk pengamanan Pemilukada," kata dia.

"Pasangan calon sendiri juga telah menemui massa dan meminta maaf kepada aparat atas insiden di luar kontrol," kata dia.

Dengan upaya preventif yang dilakukan itu, pihaknya berharap bisa menekan gesekan dan meredam situasi yang sempat memanas jelang Pilkada serentak.

Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor : Dheri Agriesta, David Oliver Purba

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com