Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Kompas.com - 28/11/2020, 07:24 WIB
Beberapa macam minuman literasi yang ditawarkan oleh siswa-siswi SMK NU Trate, Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHBeberapa macam minuman literasi yang ditawarkan oleh siswa-siswi SMK NU Trate, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Menyadari dampak pandemi Covid-19, siswa SMK NU Trate Gresik diajak untuk pintar dalam membaca situasi dan peluang bisnis yang ada. Termasuk, diajarkan cara berwirausaha guna menyiasati kesulitan mencari pekerjaan sewaktu lulus sekolah.

Melalui minuman literasi, staf pengajar di SMK NU Trate Gresik mengajak anak didiknya untuk berwirausaha, dengan tetap tidak melupakan pendidikan sebagai acuan. Lantaran dalam kemasan minuman yang dipasarkan, diberikan kata-kata mutiara dari para tokoh dunia.

"Sekaligus menyikapi dampak Covid-19, barang kali nantinya banyak pabrik yang tidak lagi menerima lowongan pekerjaan," ujar kepala SMK NU Trate Gresik Mariatul Qonita saat ditemui, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Sepi Job, Pemusik Ini Pilih Bisnis Teh Daun Kelor Saat Pandemi Covid-19

Sudah balik modal

Agenda berjualan minuman literasi ini mulai dilaksanakan sejak Selasa (24/11/2020) lalu. Dengan siswa yang memiliki ide berjualan minuman literasi tersebut dilibatkan mulai dari awal pengerjaan hingga proses pemasaran. Termasuk, menggunakan media daring untuk berpromosi.

Ada sebanyak 30 siswa-siswi yang terlibat dalam pengerjaan pembuatan hingga pemasaran. Untuk modal awal sebesar Rp 10 juta diberi oleh pihak sekolah dalam bentuk pinjaman, dengan ini diakui oleh Qonita sudah berhasil dikembalikan oleh para siswa.

"Hari pertama itu sudah laku sekitar 1.090 pecs, sehari kemudian kurang lebih sama, begitu juga kemarin. Modal pinjaman dari sekolah sudah berhasil dikembalikan," jelasnya.

Baca juga: Sah, Siswa SMA/SMK di Jabar Dapat Bantuan Rp 700.000 hingga Rp 1,2 Juta

Minuman herbal kekinian

Ada beberapa alternatif minuman yang coba ditawarkan, mulai dari minuman herbal berupa secang seduhan dan kemangi jeruk yang mereka sebut kemaruk, yang dihargai Rp6.000 untuk setiap botol.

Hingga minuman kekinian yang lagi trending di kalangan anak muda. Seperti love (kopi, milo, gula), milky secang (sirup secang+full cream), mochacino susu (mocasus), capucino susu (capcus), hingga susu cincau gula aren (sucauren), yang dipatok berkisar Rp8.000 hingga Rp9.000 per pecs.

"Secang ini kan punya khasiat buat melegakan tenggorokan dan meningkatkan imunitas. Sementara kemaruk, selain meningkatkan imunitas tubuh juga bisa mencegah timbulnya jerawat dan bau badan," tutur salah seorang guru, Nita Indianti.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X