Kompas.com - 24/11/2020, 16:55 WIB
Duabpekerja Azam mencampurkan parutan kelapa dengan sampah organik dan maggot di Tunas Organik Farm Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, pada Senin (19/10/2020) lalu. KOMPAS.COM/JAKA HBDuabpekerja Azam mencampurkan parutan kelapa dengan sampah organik dan maggot di Tunas Organik Farm Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, pada Senin (19/10/2020) lalu.

JAMBI, KOMPAS.com - Chandra (42) mengolah sampah organik seperti buah-buahan dan sayuran terbuang untuk dibawa ke peternakan ayam tempat dia bekerja.

Sampah itu kemudian dibuat seperti bubur lalu disimpan untuk difermentasikan selama satu hari. Setelah baunya seperti tape, lalu pakan organik itu diberikan untuk makanan maggot atau belatung.

Belatung itu ditaburkan ke bawah kandang untuk mengurai kotoran ayam dan meminimalisasi penyakit hewan.

Beberapa belatung yang sudah 15 hari dimasukkan ke mesin giling dan dijadikan adonan untuk dicampur dengan dedak dan jagung. Adonan itu digunakan untuk makanan ayam dan ikan.

Baca juga: Wabah Corona dan Ancaman Kebangkrutan Peternak Ayam di Indonesia

Makanan dari belatung ini selain memiliki protein yang bagus juga harganya murah untuk dijadikan makanan ternak.

Sudah dua tahun Chandra bekerja di peternakan ayam Tunas Organik Farm milik Azan Wahyudi (38). Chandra menjalankan ide Azan untuk menggunakan sampah organik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awal mula gunakan pakan organik

Tentu bukan tanpa sebab Azan menggunakan sampah organik sebagai sumber dari makanan ayam dan ikan di peternakan kecilnya.

Semua berawal antara 2017 dan 2018 saat awal-awal Azan memulai ternak ayam.

Awalnya, ada 400 ayam dan dia membeli pakan siap saji dari toko.

Namun hasilnya harga pakan lebih mahal tidak sebanding dengan hasil penjualan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.