Sedang Duduk Minum Teh, Seorang Pria Dibacok Pakai Parang di Riau

Kompas.com - 23/11/2020, 19:41 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kasus pembacokan di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul, Riau, Minggu (22/11/2020). Dok. Polres RohulPetugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kasus pembacokan di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul, Riau, Minggu (22/11/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Jaksa menjadi korban pembacokan di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Totok Nurdianto saat dikonfirmasi mengatakan, kasus penganiayaan itu terjadi pada Minggu (22/11/2020), sekitar pukul 09.00 WIB.

"Korban dibacok pakai parang oleh terduga pelaku berinisial UD. Akibatnya, korban menderita luka bacok dibagian kepala dan lengan," kata Totok kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Antar Pacar yang Jadi Korban Begal ke Polisi, Pria Ini Ternyata Otak Pelakunya

Dia menyebut pelaku saat ini masih dalam penyelidikan. Kasus penganiayaan tersebut dilaporkan oleh adik ipar korban, Yanto (18).

Sedangkan korban dirawat di RSUD Rohul.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, kata Totok, kasus penganiayaan ini diduga dipicu sakit hati.

Baca juga: Ridwan Kamil Resmi Tegur Bupati Bogor Soal Kegiatan Rizieq Shihab

Pelaku sakit hati istri menikah lagi

Pelaku UD diduga sakit hati karena mantan istrinya menikah dengan laki-laki lain.

"Pelaku dendam gara-gara mantan istrinya nikah lagi, sehingga membacok suami mantan istrinya," ungkap Totok.

Totok menjelaskan, korban awalnya sedang duduk minum teh bersama adik iparnya di dalam rumah.

Baca juga: Mayat Dimakan Kerumunan Biawak Ternyata Warga Ciamis, Hilang 6 Hari Setelah Pamit ke Rumah Mantan Istri

Tak lama setelah itu, pelaku UD datang masuk ke dalam rumah dan lansung membacok korban dengan menggunakan sebilah parang.

Korban dibacok dua kali di bagian kepala korban.

"Melihat kejadian itu, adik ipar korban langsung merebut parang dari tangan pelaku. Namun, pelaku menarik kembali parang hingga melukai tangan adik ipar korban," kata Totok.

Sebelum kabur dari lokasi kejadian, pelaku sempat mengancam akan membunuh semua keluarga korban.

Baca juga: Klarifikasi Jared Collins, Pembeli Batu Meteor Josua: Tidak Rp 200 Juta dan Bukan Rp 25 M



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X