Pengendara Moge CBR1000RR SP Tertabrak Ayla, Tolak Diganti Rugi Rumah, Ini Alasannya

Kompas.com - 21/11/2020, 05:49 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas gas2.orgIlustrasi kecelakaan lalu lintas

KOMPAS.com- Video tabrakan yang melibatkan mobil low cost green car (LCGC) merek Daihatsu Ayla dengan sepeda motor Honda CBR 1000RR SP viral di media sosial.

Hal yang membuat warganet heboh ialah perbandingan harga keduanya yang drastis.

Meski berupa sepeda motor, CBR 1000RR SP memiliki harga enam hingga tujuh kali lipat dari mobil Ayla.

Bahkan dikabarkan keluarga pengendara Ayla siap mengganti rugi dengan rumah.

Baca juga: Kata Polisi soal Video Viral Tabrakan Mobil Vs Moge di Purwokerto

Bertabrakan

Ilustrasi kecelakaanAUTOACCIDENT Ilustrasi kecelakaan
Kasat Lantas Polresta Banyumas AKP Ryke Rhimadila mengatakan kejadian berlangsung di Jalan HR Bunyamin, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2020) sore.

Menurutnya, peristiwa berawal dari kesalahpahaman.

"Pada saat kejadian pengendara CBR memang agak ke tengah. Pengemudi Ayla pada saat akan menyalip tidak bisa menguasai kendaraan akhirnya terjadi kecelakaan," kata Ryke di Kantor Satlantas Mapolresta Banyumas, Jumat (20/11/2020).

Mereka sempat beradu mulut sebelum kejadian berlangsung, hingga akhirnya terjadi kecelakaan itu.

Baca juga: Suara Mesin Moge yang Berisik Picu Keributan, Kenapa?

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit

Patah tulang

Akibat kecelakaan itu, pengendara CBR sampai terseret hingga enam meter.

Korban juga mengalami lecet hingga patah tulang pada beberapa bagian tubuhnya.

Namun polisi tidak melakukan penyelidikan terkait adanya unsur kesengajaan dalam tabrakan itu.

Alasannya, pengendara CBR bernama Dimas dan pengemudi mobil berinisial A memilih jalan damai.

"Hari ini kami panggil kedua belah pihak, inisial D dan A dalam rangka mediasi. Ada kerugian materil dan immateril pengendara moge, dalam proses mediasi kesepakatannya pengemudi mobil akan mengganti kerugian sesuai kemampuannya," kata Ryke.

Baca juga: Tabrakan Mobil Vs Moge di Purwokerto Berakhir Damai, Tawaran Rumah untuk Ganti Rugi Ditolak

Tawaran ganti rugi rumah

Ilustrasi rumah.Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Ilustrasi rumah.
Melalui jalan damai, Dimas enggan melanjutkan kasus melalui jalur pidana.

Namun sebagai gantinya, pihak A sampai menawarkan mobil dan rumahnya sebagai ganti rugi.

Sebab seperti diketahui, harga sepeda motor tersebut jauh lebih mahal daripada mobil Ayla.

Namun Dimas menolak hal tersebut.

"Kemarin memang beredar kabar pengemudi Ayla akan mengganti mobil dan rumahnya, tapi ditolak," ujarnya.

Baca juga: Lagi Kasus Tabrakan CBR1000RR, Pemilik Moge Perhatikan Hal Ini

Mediasi antara pengendara moge (kanan) dan pengemudi mobil di Satlantas Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).KOMPAS.COM/DOK SATLANTAS POLRESTA BANYUMAS Mediasi antara pengendara moge (kanan) dan pengemudi mobil di Satlantas Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).

Alasan Dimas menolak

Ditemui di rumahnya, Dimas membenarkan bahwa pihak keluarga A telah menawarkan mobil dan rumah sebagai ganti rugi.

Akan tetapi dengan alasan kemanusiaan, Dimas menolak ganti rugi tersebut dan tidak membawa kasus itu ke ranah pidana.

Penyebabnya, A adalah tulang punggung keluarga.

Apalagi istri A juga sedang hamil enam bulan, sehingga butuh perhatian khusus.

"Keluarga si penabrak sempat menemui saya di rumah sakit, dia satu-satunya tulang punggung keluarga. Keluarga sangat keberatan jika sampai dipidana," kata Dimas saat ditemui di rumahnya, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: 7 Moge Harga Selangit Selain Honda CBR1000RR SP

Pelajaran untuk masyarakat

Dimas mengaku tidak ingin masalah tersebut berujung menyengsarakan orang lain.

"Kalau bicara materi, motor bisa diperbaiki, tapi kalau harus menyusahkan atau menyengsarakan keluarga lain kan kasihan. Apalagi saya cuma patah tulang, masih diberi keselamatan oleh Allah," ujar Dimas.

Namun Dimas mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menjadikan kasusnya sebagai pelajaran.

"Semoga ini menjadi pelajaran karema di jalan kita enggak tahu akan bertemu siapa, harus hati-hati. Ini juga pelajaran buat saya yang menunggangi moge harus hati-hati, karena suaranya kenceng," kata Dimas.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X