BATAM, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat sekitar 100 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kepri tidak dapat melaksanakan e-rekap atau Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada.
Hal ini dikarenakan di 100 TPS tersebut daerahnya tidak memiliki akses internet yang dapat mendukung perhitungan secara online.
Anggota KPU Kepri Arison melalui telepon mengatakan masih banyak daerah di Kepri yang tidak memiliki akses intenet dan daerah tersebut berada di Kabupaten Natuna dan Kabupaten Anambas.
“Rata-rata TPS yang tidak memiliki jaringan internet paling banyak di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas,” kata Arison, Jumat (20/11/2020).
Baca juga: Polisi Sita 2,5 Ton Sarung Tangan Medis Bekas, Didaur Ulang, Dijual ke Jakarta dan Surabaya
Karena tidak adanya akses internet, Arison mengatakan nantinya hasil rekapitulasi dari TPS tersebut dibawa ke lokasi TPS terdekat yang memiliki jaringan internet sehingga dapat melaksanakan e-rekap.
“Agak sedikit ribet, namun hanya hal itu yang bisa dilakukan untuk mengantisivasinya saat ini,” kata Arison.
Arison menambahkan simulasi pelaksanaan Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada kabupaten dan kota di Kepri dilaksanakan serentak pada, Sabtu (21/11/2020) esok hari.
Sehingga dari hasil simulasi ini akan diketahui kelemahan dan keunggulan dalam pelaksanaan e-rekap.
"Tentunya kami akan segera menangani segala hambatan yang timbul dalam pelaksanaan e-rekap," ucapnya.
Arison mengatakan penanggung jawab dalam pelaksanaan e-rekap sudah mengikuti bimbingan teknis pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi perhitungan suara dan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada.
Baca juga: Pasien Covid-19 di Jambi Dijamin Bisa Salurkan Hak Suara di Pilkada
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.