Kompas.com - 15/11/2020, 20:40 WIB
Sepasang kekasih pelaku curanmor saat diinterogasi Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari dalam konferensi pers ungkap empat kasus, di Mapolres Tegal Kota, Jumat (13/11/2020) petang. KOMPAS.com/Tresno SetiadiSepasang kekasih pelaku curanmor saat diinterogasi Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari dalam konferensi pers ungkap empat kasus, di Mapolres Tegal Kota, Jumat (13/11/2020) petang.

TEGAL, KOMPAS.com - Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota meringkus sepasang kekasih pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) milik anggota polisi di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan terkait kasus curanmor yang terjadi Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, pada 26 September lalu. Korbannya Bambang Sri Diartono, KBO Satreskrim Polres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari mengungkapkan, kedua pelaku bernama Saali (37) dan Rini Sandra (34) warga Kabupaten Tegal dan Jakarta itu ditangkap di Bekasi Jawa Barat saat bersembunyi.

"Kedua pelaku akhirnya ditangkap 9 November lalu di daerah Bekasi, Jawa Barat," kata Rita, didampingi Kasatreskrim AKP Syuaib Abdullah, saat konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Jumat (13/11/2020) petang.

Baca juga: Tabrakan Maut KA dengan Taksi Online, Sopir Tewas di TKP, 2 Penumpangnya Luka Berat

Pelaku cari korban secara acak, terekam CCTV

Rita menjelaskan, awalnya kedua pelaku berboncengan berkeliling untuk mencari secara acak sepeda motor korban yang terparkir di halaman rumah yang dirasa sepi.

Saat pelaku laki-laki berusaha merusak kunci motor korbannya, pelaku perempuan bertugas mengawasi lingkungan sekitar.

Sementara saat menggasak motor milik polisi, ternyata sempat terekam kamera CCTV.

"Saat ditanya, motif melakukan aksi nekat itu alasanya karena kebutuhan ekonomi," kata Rita.

Baca juga: Viral Video Pegawai Dinkes Berjoget Peringati Hari Kesehatan Nasional, Abaikan Protokol Kesehatan

 

Satu pelaku ditembak

Kasatreskrim AKP Syuaib Abdullah mengungkapkan, salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas karena melawan saat akan ditangkap petugas.

Dari hasil pengembangan, terungkap pelaku tak hanya pernah melakukan aksi pencurian sepeda motor di Kota Tegal, namun di beberapa wilayah lain di eks Karesidenan Pekalongan.

"Pelaku juga pernah mencuri motor di Pemalang. Kita menunggu koordinasi dengan Polres Pemalang untuk kesini," kata Syuaib.

Bersama kedua pelaku, polisi mengamankan dua unit sepeda motor. Pertama hasil kejahatan, satu lainnya milik pelaku yang digunakan untuk beraksi.

Pelaku yang kini mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal Kota untuk menunggu proses hukum itu dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X