Kebakaran Gudang Kapas di Bandung, 20 Mobil Dikerahkan hingga Kerugian Capai Miliaran

Kompas.com - 12/11/2020, 21:00 WIB
Tampak gudang kapas yang terbakar di Bandung, adapun kerugian mencapai Rp 1 miliar. Diskar PB BandungTampak gudang kapas yang terbakar di Bandung, adapun kerugian mencapai Rp 1 miliar.

KOMPAS.com - Kebakaran melanda sebuah gudang kapas milik PT Grand Textile Industry di Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020).

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakan si jago merah. Kerugian sementara ditasir mencapai Rp 1 miliar.

Kasi Rescue Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Yogi Mamesa mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki.

"Kisaran kerugian menurut keterangan dari pihak pemilik pabrik sekitar Rp 1 miliar,” ucapnya

Baca juga: Gudang Kapas di Bandung Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1 Miliar

Api cepat membesar

Tampak gudang kapas yang terbakar di Bandung, adapun kerugian mencapai Rp 1 miliar.Diskar PB Bandung Tampak gudang kapas yang terbakar di Bandung, adapun kerugian mencapai Rp 1 miliar.

Menurut Yogi, kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis siang.

Saat itu, menurut salah seorang saksi, yaitu kepala bagian gudang, melihat gudang penyimpanan kapas terbakar.

Lalu segera dilakukan pemadaman dengan menggunakan hidran yang ada di gudang.

Baca juga: Cerita di Balik Keindahan Pantai Tanjung Kesirat Gunungkidul, Penuh Sampah dan Minim Petugas Kebersihan

Namun, api justru terus membesar dan merembet dengan cepat. Setelah itu, sekitar pukul 13.09 WIB, petugas pemadam tiba dan melakukukan penyekatan untuk menghindari penyebaran api.

Beberapa jam kemudian, akhirnya petugas mampu memadamkan api.

Kebakaran ini menyebabkan bangunan gudang kapas seluas sekitar 2.800 meter persegi hangus.

(Penulis: Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor: Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X