Frustrasi Dipecat Saat Pandemi, Pasutri Ini Jual Keripik Batang Pisang, Omzetnya Rp 30 Juta Sebulan

Kompas.com - 10/11/2020, 16:26 WIB
KERIPIK BATANG PISANG-- Robi Priya (23), warga Jalan Puspowarno, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Jawa Timur menunjukkan keripik berbahan batang pisang yang sudah laku terjuang hingga Hongkong. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIKERIPIK BATANG PISANG-- Robi Priya (23), warga Jalan Puspowarno, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Jawa Timur menunjukkan keripik berbahan batang pisang yang sudah laku terjuang hingga Hongkong.

MADIUN, KOMPAS.com –Robi Priya (23), warga Jalan Puspowarno, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Jawa Timur sempat frustrasi setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pertengahan Juli.

Robi tak habis pikir dipecat saat pandemi Covid-19. Apa lagi, sebulan lagi Robi hendak menikahi idaman hatinya, Niswatul Khoiroh.

Pria itu berusaha membuat lamaran pekerjaan. Namun, tak ada perusahaan yang menerimanya.

Meski gagal mendapat pekerjaan baru, Robi tetap menikahi Niswatul.

“Saya tetap menikah meski saat itu saya masih menganggur. Pernikahan itu tetap harus terlaksana karena sudah direncanakan meski saya tidak besok mau kerja apa,” kata Robi kepada Kompas.com pekan lalu.

Robi sedikit lebih lega, istrinya mendapatkan pekerjaan sebagai admin salah satu toko online di Kabupaten Magetan.

Baca juga: Cerita Pensiunan TNI Kembangkan Tanaman Hias, Kewalahan Penuhi Permintaan Kios Selama Pandemi

Tetapi, hal itu hanya berlangsung sebulan. Niswatul juga terkena PHK. Toko online itu terpaksa mengurangi karyawan karena pesanan menurun.

Jualan pentol

Tak mau menyerah, Robi mencoba berjualan pentol bakso keliling. Bermodal Rp 1,5 juta, Robi membeli gerobak dan bahan-bahan membuat pentol bakso.

Usaha itu hanya sepekan dijalaninya. Sebab, Robi selalu merugi.

“Saya berjualan pentol sekitar seminggu saja. Saat itu pembeli sangat sepi sekali. Sehari saya hanya mendapatkan uang Rp 50.000 hingga Rp 100.00. Bila dihitung untuk modal produksi pentol baksonya saja tidak cukup,” ungkap Robi.

Ia sering membuang pentol bakso yang tak laku. Hal itu membuat Robi memilih berhenti berjualan pentol bakso keliling.

Kondisi itu membuat ekonomi pasangan suami istri baru ini makin terhimpit. Mereka terpaksa menjual perabotan rumah tangga, seperti kipas angin, kompor gas, dan ponsel.

“Saat itu pemasukan tidak ada. Terpaksa barang-barang yang ada di rumah dijual saya jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X