Gara-gara Pengusaha Tebangi Pohon, Pemkot Pekanbaru Rugi Ratusan Juta, Pelaku Dijebloskan ke Penjara

Kompas.com - 10/11/2020, 05:45 WIB
Ilustrasi pohon di perkotaan Ildar Sagdejev/WikipediaIlustrasi pohon di perkotaan

KOMPAS.com- Seorang pengusaha reklame dan empat orang tenaga pesuruh dijebloskan ke penjara usai menebang 83 pohon di Pekanbaru.

Aksi pengusaha berinisial TGF alias Tomi (46) tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengalami kerugian sekitar Rp 113 juta.

Kasus ini berujung ke ranah hukum. Lima orang itu kini ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Pengusaha Reklame Nekat Tebang 83 Pohon Median Jalan di Pekanbaru

Bermula tebangi pohon tanpa izin

ilustrasi pohon angsanaShutterstock/ By Chatphisit Kaewchoed ilustrasi pohon angsana
Salah satu pelaku yang merupakan otak penebangan pohon adalah pengusaha reklame berinisial TGF.

TGF mulanya menyuruh empat orang lainnya yakni JW, MA, RP dan RA untuk menebangi pohon.

Pohon yang ditebang sebanyak 83 batang dan terletak di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Penebangan pohon dilakukan secara diam-diam pada dini hari tanpa seizin dinas terkait.

"Jadi berdasarkan keterangan tersangka JW, dia mengaku disuruh oleh TGF alias Tomi selaku pemilik CV Riau bersatu yang memiliki usaha reklame," tutur Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.

Mereka dijanjikan upah Rp 2,5 juta untuk menebangi 83 pohon.

Baca juga: Derita Orangtua yang Kehilangan 3 Anak Mereka Secara Misterius: Kami Cari dari Pagi sampai Malam

 

Ilustrasi uangKOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi uang
Rugikan pemerintah Rp 113 juta

Tomi beralasan, penebangan pohon dilakukan lantaran mengganggu kelancaran bisnisnya.

"TGF alias Tomi menyuruh empat tersangka untuk menebang pohon median jalan karena papan reklamenya tertutup," ujar dia.

Insiden itu membuat pemerintah setempat merugi.

Total kerugian akibat penebangan sembarangan itu mencapaI Rp 113 juta.

Baca juga: Bapak Kapolri, Bapak Presiden, Sekolah Kami Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

Diancam hukuman lima tahun

Ilustrasi tersangka ditahan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi tersangka ditahan.
Polisi awalnya lebih dahulu membekuk empat orang penebang pohon.

TGF yang mengotaki menyusul ditangkap pada Jumat (6/11/2020).

"Tersangka TFG alias Tomi kita jerat dengan Pasal 184 KUHAP untuk diterapkan Pasal 170 Jo 55 KUHPidana, sedangkan empat tersangka lainnya, dijerat Pasal Pasal 170 Jo 55 KUHP," kata Nandang.

Adapun, ancaman hukuman ialah penjara selama lima tahun enam bulan.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X