Video Viral Jambret Rampas Ponsel Anak yang Bermain Game di Padang

Kompas.com - 08/11/2020, 15:23 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

PADANG, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi jambret ponsel anak kecil yang sedang asyik bermain game sendirian viral di media sosial.

Video berdurasi 39 detik yang berasal dari rekaman kamera pengawas CCTV tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @info.minang, Sabtu (7/11/2020).

Hingga Minggu (8/11/2020) siang, video aksi pelaku ini telah ditonton 40.000 pengguna akun Instagram lainnya.

Akun itu menuliskan narasi bahwa peristiwa penjambretan tersebut terjadi di Jalan Parak Gadang 6, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

"Aksi penjambretan sebuah handphone anak kecil terekam kamera CCTV sekitar pukul 16.00 WIB. Harap berhati-hati untuk bapak/ibuk. Jan di padiaan anak main hp di lua (jangan biarkan anak main hp di luar). Kejadian bukan hanya karena ada niat tapi juga ada kesempatan. waspadalah waspadalah!!,” tulis akun itu.

Baca juga: 2 Pria Dihajar Massa Usai Jambret Seorang Perempuan, Begini Kronologinya

Dari rekaman CCTV terlihat dua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah bergaris putih tanpa mengenakan helm.

Ketika sampai di persimpangan persis di depan lapak warung, pelaku sempat berhenti.

Kemudian, salah seorang pelaku turun dari kendaraannya dan mendekati seorang bocah yang duduk di depan lapak warung.

Dengan sekejap, pelaku merampas ponsel si bocah. Bocah itu berupaya mengejar, namun pelaku naik ke sepeda motor dan kabur.

 

Kapolsek Padang Timur AKP Afrides Roema mengatakan, kejadian tersebut berada di wilayah hukumnya.

"Betul kejadiannya Sabtu kemarin. Kami sudah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan," kata Afrides, yang dihubungi Kompas.com, Minggu (8/11/2020).

Afrides mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu keluarga korban membuat laporan untuk mengetahui kronologis lengkapnya.

"Kami sedang menunggu keluarga korban yang akan melapor. Kasus ini sedang kami tangani," kata Afrides.

Baca juga: Cemburu, Suami di Padang Siram Istri dengan Minyak Panas, Begini Kronologinya

Sedangkan barang bukti rekaman CCTV dari sebuah rumah warga sudah dikantongi polisi.

Afrides mengimbau kepada masyarakat agar tidak membiarkan anaknya bermain ponsel sendirian karena mengundang jambret beraksi.

"Kami imbau masyarakat agar tidak membiarkan anaknya sendirian bermain ponsel. Ini bisa mengundang kejahatan," ujar Afrides.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
Mobil Mewah Dedi Mulyadi Rusak Parah karena Ditenggelamkan, Direparasi oleh Montir Lulusan SD

Mobil Mewah Dedi Mulyadi Rusak Parah karena Ditenggelamkan, Direparasi oleh Montir Lulusan SD

Regional
Update Covid-19 di Riau, Bertambah 111 Kasus, 2 Orang Meninggal

Update Covid-19 di Riau, Bertambah 111 Kasus, 2 Orang Meninggal

Regional
Kamis Ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Kepri Dilantik

Kamis Ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Kepri Dilantik

Regional
136 Napi dan 16 Petugas di Tenggarong Positif Covid-19 Diduga karena Lapas Over Kapasitas

136 Napi dan 16 Petugas di Tenggarong Positif Covid-19 Diduga karena Lapas Over Kapasitas

Regional
Surplus Beras Tiap Tahun, Pj Gubernur Kalsel Usulkan Jalur Logistik Pangan untuk Ibu Kota Baru

Surplus Beras Tiap Tahun, Pj Gubernur Kalsel Usulkan Jalur Logistik Pangan untuk Ibu Kota Baru

Regional
Dua WNA Asal Pakistan dan Yaman Pemilik 821 Kilogram Sabu Divonis Mati

Dua WNA Asal Pakistan dan Yaman Pemilik 821 Kilogram Sabu Divonis Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X