Kompas.com - 06/11/2020, 14:55 WIB
Tersangka Ho ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan. KOMPAS.com/A. FaisolTersangka Ho ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Pria berinisial Ho membunuh tetangganya, Hi, karena mengganggu istrinya.

Ho merencanakan pembunuhan dengan mengajak korban pergi satu mobil.

Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan mengatakan, pelaku dan korban merupakan warga Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Menurut Ferdy, Ho mengaku memiliki dendam kepada Hi setelah mengetahui bahwa korban suka mengganggu istrinya, Su, bahkan sampai berhubungan khusus.

Su mengaku kepada Ho bahwa dirinya sempat diperas dan sering menemui sang istri saat Ho tak ada di rumah.

Baca juga: Sejumlah Pegawai Positif Covid-19, RSUD Waluyo Jati Probolinggo Kembali Ditutup

Setelah mengetahui hal tersebut, lanjut Ferdy, tersangka merencanakan pembunuhan pada Senin (19/10/2020).

Tersangka menyuruh sang istri untuk mengajak korban ikut ziarah rutinan keluarga ke makam Habib Sholeh di Jember dengan mengendarai mobil.

"Selepas pulang dari Jember, Ho turun untuk buang air kecil di pinggir sungai. Melihat korban sedang tertidur, Ho pun mengambil golok yang sudah disiapkannya di bawah kursi mobil lalu langsung menggorok leher korban," kata Ferdy kepada Kompas.com dalam konferensi pers di Mapolres Probolinggo, Jumat (6/11/2020).

Ferdy menambahkan, saat hendak dibunuh, korban sempat bangun dan menangkis, tetapi akhirnya korban tetap terbunuh.

Polisi sudah mengamankan barang bukti dari korban berupa sebilah golok, satu unit sepeda motor dan satu mobil Panther warna putih.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP sub 338 KUHP dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun," ujar dia.

Usai dibunuh, Ferdy melanjutkan, mayat Hi lalu dibuang. Mayat Hi ditemukan warga di sungai Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, pada Jumat (23/10/2020).

Baca juga: 142 Karyawan Pabrik Rokok di Probolinggo Sembuh dari Covid-19

Mayatnya dalam kondisi sudah membusuk dan memiliki luka sayatan senjata tajam di leher bagian kanan.

Mayat tersebut pun divisum. Polisi yang mengetahui hal itu melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pembunuh pria tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan, diketahui mayat tersebut bernama Hi. Pelakunya, Ho, ditangkap pada Kamis (5/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X