Kompas.com - 09/10/2020, 17:19 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Sebanyak 142 karyawan dari dua pabrik rokok di Kabupaten Probolinggo, dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, ratusan pegawai itu sembuh setelah dirawat di rumah sehat yang disiapkan pemilik pabrik.

Baca juga: 150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

"Ada sekitar 142 orang karyawan sudah sembuh. Beberapa hari lalu dua pabrik tersebut sudah lockdown dan tutup separuh. Juga sudah dilakukan penyemprotan. Sekarang sudah sembuh semua mereka yang 142 orang itu," jelas Ugas saat dihubungi Kompas.com, Jumat (09/10/2020).

Ugas mengatakan, kedua pabrik itu memberlakukan aturan ketat kepada karyawan yang positif Covid-19. Prosedur itu lebih ketat daripada satgas.

Satgas akan mengizinkan pasien tanpa gejala pulang dari pusat karantina setelah 14 hari karantina dan sekali menjalani tes swab.

Namun, pabrik menerapkan lima kali tes swab sebagai syarat kesembuhan.

"Sedangkan pabrik sendiri lebih memperketat lagi hingga melaksanakan swab sebanyak lima kali kepada karyawannya untuk memastikan sembuh," tutur Ugas. 

Ugas menyebutkan, terdapat tambahan 23 kasus dari kedua pabrik itu pada Kamis (8/10/2020). Sebanyak enam pegawai Pabrik S dan 17 pegawai Pabrik SN.

"Sekarang para karyawan menjalani karantina di rumah sehat yang ada di Kecamatan Tiris. Alasan kenapa tidak dirawat di rumah sakit karena RS tidak menerima OTG," ujar Ugas.

Beberapa waktu lalu Kabupaten Probolinggo menjadi zona merah seiring meningkatnya jumlah pasien positif corona. Mayoritas berasal dari klaster pabrik rokok.

Sebelumnya, sebanyak 150 karyawan di dua pabrik rokok di Probolinggo, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Dewi Vironica mengatakan, para karyawan tersebut merupakan pasien tanpa gejala.

"Data sementara, 150 karyawan positif corona. Mereka berasal dari klaster pabrik, tepatnya dua buah pabrik," kata Viro, panggilan Vironica saat dihubungi, Rabu (24/9/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X