Debat Pilkada Sulut, Tiga Kali Cagub Nomor 2 Sebut Tak Mau Lagi Masuk Penjara

Kompas.com - 06/11/2020, 09:10 WIB
Calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Vonnie Anneke Panamnunan dan Hendry Runtuwene saat debat publik pertama antar calon gubernur dan wakil gubernur yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut di Makatete Hills, Warembungan, Minahasa, Kamis (5/11/2020). Dok. KPU SulutCalon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Vonnie Anneke Panamnunan dan Hendry Runtuwene saat debat publik pertama antar calon gubernur dan wakil gubernur yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut di Makatete Hills, Warembungan, Minahasa, Kamis (5/11/2020).

MANADO, KOMPAS.com - Calon Gubernur Sulawesi Utara nomor urut 2, Vonnie Anneke Panambunan, tiga kali menyebut tidak mau lagi masuk penjara.

Pernyataan itu diungkap Vonnie di segmen keempat debat publik calon gubernur dan wakil gubernur yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut di Makatete Hills, Warembungan, Minahasa, Kamis (5/11/2020).

Vonnie menyinggung bahwa ia tak mau lagi masuk bui saat menjawab pertanyaan yang dilayangkan oleh calon gubernur nomor urut 3 Olly Dondokambey, dan calon gubernur nomor urut 1 Christiany Eugenia Paruntu.

Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Solo, Tiap Paslon Boleh Bawa Timses tapi Yel Dilarang

Di mana, Olly bertanya terkait langkah-langkah pasangan calon nomor urut 1 dan 2 dalam menangani infrastruktur dan mitigasi bencana apabila hal-hal ini terjadi di Provinsi Sulut.

Merespon pertanyaan itu, Vonnie mengatakan, jadi gubernur harus memperhatikan masyarakat.

"Kenapa? Pertama,  harus memperhatikan lingkungan. Jadi, harus memperhatikan Undang-undang lingkungan hidup. Jangan sampai di lokasi itu tidak boleh, kong bekeng (kemudian dibuat)," katanya didampingi calon wakil gubernur Hendry Runtuwene

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mencontohkan,  satu tempat ada gunung tinggi, jangan ada izin buat rumah di situ, atau penebangan pohon, gunung -gunung jangan dibotaki, jangan potong pohon. Kalau hujan datang banjir.

"Jadi, saya sebagai bupati, apa saja yang mau dilakukan, kita so (sudah) pernah rasa penjara cuma lantaran tanda tangan. Jadi kita nimau (tidak mau). Kalau kita mo (akan) tanda tangan harus dengan Undang-undang yang ada," sebut politisi Partai NasDem itu.

Masih terkait lingkungan, Vonnie kembali mencontohkan, di rumah sakit yang ada di Kabupaten Minahasa Utara. Di mana, di daerahnya ada investasi besar sekali.

"Mar (tapi) kalu amdal tidak ada bagaimana kita akan tanda tangan. Kita nimau (tidak mau). kita tidak mau dua kali masuk panjara," ungkap Bupati Minahasa Utara itu.

Baca juga: Jelang Debat Pilkada Solo, PDI-P Beri Masukan untuk Gibran-Teguh

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.