Kompas.com - 06/11/2020, 09:02 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat menelepon Akbar, remaja pemulung yang membaca Al Quran di emperan toko Kota Bandung dan fotonya viral, Kamis (5/11/2020). IstimewaAnggota DPR RI Dedi Mulyadi saat menelepon Akbar, remaja pemulung yang membaca Al Quran di emperan toko Kota Bandung dan fotonya viral, Kamis (5/11/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi merasa terharu dengan kisah Muhammad Ghifari Akbar (16), seorang pemulung asal Garut, Jawa Barat.

Pasalnya, remaja yang belakangan fotonya viral saat tepergok sedang mengaji di emperan toko di kawasan Braga, Kota Bandung, tersebut diketahui mempunyai pengalaman hidup yang tak mudah.

Selain bertahun-tahun menjadi pemulung, ia juga diketahui sudah ditinggal ibunya saat masih berusia delapan bulan.

Setelah mendengar ceritanya langsung dari yang bersangkutan lewat sambungan telepon, Dedi mengaku mempunyai rencana tersendiri untuk membantu Akbar.

Baca juga: Dedi Mulyadi Menangis Saat Telepon Akbar, Pemulung yang Baca Al Quran di Emperan Toko

Karena Akbar memiliki cita-cita untuk mendirikan sebuah pesantren, Dedi akan memberikan ruang kepadanya untuk mengajar ngaji kepada anak-anak di Subang sambil memberikannya fasilitas untuk mempelajari kitab-kitab kuning.

"Saya akan panggil guru untuk meningkatkan pendalaman kitab. Sebenarnya Akbar itu sudah bisa membaca dan memahami sejumlah kitab kuning, tapi perlu dididik kembali sehingga kualifikasinya meningkat," kata Dedi, Kamis (5/11/2020).

Tidak hanya itu, Dedi juga akan mengangkatnya sebagai direktur bank sampah di Subang.

Pekerjaan itu ia berikan karena dianggap sesuai dengan profesi yang digeluti Akbar selama ini.

Terlebih lagi, Dedi kebetulan mempunyai bank sampah di daerah tersebut yang membutuhkan orang kompeten untuk pengelolaannya.

"Kan dia kerjanya pungut sampah. Itu tidak boleh hilang. Dia konsen pada sampah dan kelola sampah. Dia akan menjadi direktur bank sampah di Lembur Pakuan (Subang)," kata mantan Bupati Purwakarta itu.

Baca juga: Foto Remaja Pemulung Baca Al Quran di Emperan Viral, Bertahun-tahun Cari Ibu tetapi Tak Bertemu

Pengakuan Akbar

Akbar bersama kakek neneknya dan Makmun Gunawan saat ditemui di rumah kakek neneknya, setelah pada Rabu (4/11/2020) malam diantar pulang pengurus pondok pesantren Al Hilal Geger Kalong, Bandung.KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG Akbar bersama kakek neneknya dan Makmun Gunawan saat ditemui di rumah kakek neneknya, setelah pada Rabu (4/11/2020) malam diantar pulang pengurus pondok pesantren Al Hilal Geger Kalong, Bandung.

Saat ditemui di rumahnya, Akbar mengaku sempat terkejut ketika mengetahui fotonya yang sedang mengaji di emperan toko viral di media sosial.

Saat itu, ia tidak tahu persis siapa yang memotret dan mengunggahnya di medsos.

"Sepertinya tukang parkir, saya juga tahu foto saya viral dari polisi," jelas Akbar, Kamis.

Akbar mengaku, ketika pergi meninggalkan rumah untuk memulung selama ini ia tidak pernah meninggalkan shalat lima waktu dan berusaha tetap mengaji di mana pun berada.

Baca juga: Kalau Lapar di Jalan Nggak Punya Uang, Ngaji Saja, Fokus Sampai Lapar Hilang

Upaya yang dilakukan itu sebagai bentuk menjaga amanah dari nenek dan ayahnya. Pasalnya, sejak kecil memang ia sudah diajarkan untuk menjalankan hal tersebut.

"Kalau lapar di jalan enggak punya uang, saya ngaji saja, fokus sampai lapar hilang," katanya.

Adapun pilihan untuk menjadi pemulung, kata Akbar, selain untuk mencari penghasilan, juga dilakukan bertujuan mencari ibu kandungnya.

Sebab, sejak usia delapan bulan ia sudah ditinggalkan oleh ibunya. Selama ini ia hanya tinggal bersama dengan kakek dan neneknya di Garut, sedangkan ayahnya sudah hidup dengan keluarga barunya.

Penulis : Kontributor Garut, Ari Maulana Karang | Editor : Farid Assifa



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X