Diduga Ditunggangi Kepentingan Politik, Bawaslu Jember Minta Pembagian Bansos Dihentikan

Kompas.com - 04/11/2020, 23:53 WIB
Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka (ANTARA/HO BAWASLU JEMBER)Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka

KOMPAS.com - Ketua Bawaslu Kabupaten Jember Imam Thobrony Pusaka meminta penyaluran bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat dihentikan sementara.

Setidaknya, bantuan itu dihentikan hingga tahapan kampanye pilkada selesai.

"Kami menemukan di beberapa kecamatan ternyata relawan satuan tugas bansos ketika mendistribusikan ada unsur politik, ditumpangi kepentingan politik pilkada dengan mengarahkan ke salah satu calon," kata Imam di Kabupaten Jember seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/11/2020).

Hal itu terlihat dari sejumlah petugas distribusi bansos yang memakai atribut kampanye salah sastu pasangan calon.

Baca juga: Soal Kawasan Kumuh di Surabaya, Machfud Arifin: Masih Banyak Orang Buang Kotoran di Sungai

Sehingga, Bawaslu Jember meminta Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief menindaklanjuti rekomendasi itu.

Bawaslu telah bertemu dengan Plt Bupati Jember untuk menyampaikan masalah tersebut.

"Insya Allah bisa ditindaklanjuti dan akan segera dirapatkan dengan tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Plt Bupati Jember," kata Imam.

Imam mengimbau seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati mematuhi aturan. Sehingga, pilkada yang bersih, jujur, dan adil, bisa terwujud.

"Bawaslu dari tingkat kabupaten hingga desa akan melakukan pengawasan yang cukup ketat terhadap bansos yang ditunggangi oleh kepentingan politik salah satu pasangan calon," katanya.

 

Sementara itu, Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief membenarkan telah bertemu dengan Imam.

Mereka membahas masalah bansos yang diduga ditunggangi kepentingan politik.

Baca juga: Asik Nongkrong, 2 Pemuda Jember Dibacok Orang Tak Dikenal

"Kami akan lakukan evaluasi. Bisa saja dihentikan, namun bisa saja relawan yang bersangkutan diarahkan ke hal-hal yang baik dan supaya tidak melakukan hal-hal di luar peraturan," katanya.

Sebelumnya, Pilkada Jember diikuti tiga pasangan calon, yakni calon petahana Faida-Dwi Arya Nugraha Oktavianto, Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dan Abdus Salam-Ifan Ariadna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X