BPBD: Aman Buang Sampah ke Sungai Saat Hujan adalah Pola Pikir Salah

Kompas.com - 04/11/2020, 16:19 WIB
Peristiwa banjir bandang yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Oktober 2020 ISTIMEWAPeristiwa banjir bandang yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Oktober 2020

CIANJUR, KOMPAS.com – Perilaku membuang sampah ke sungai, terutama saat kondisi hujan deras masih dilakukan sebagian masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan menuturkan, perilaku tersebut seakan sudah menjadi "budaya" atau kebiasaan yang turun temurun.

"Di masyarakat masih ada pemikiran kalau membuang sampah ke sungai saat hujan deras, tidak apa-apa, akan aman-aman saja. Padahal kan tidak demikian," kata Irfan kepada Kompas.com, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Baduy Minta Ditutup karena Pengunjung Buang Sampah Sembarangan

Oleh karena itu, menurut dia, pola pikir atau kebiasaan tersebut harus diubah karena salah.

Dalam kondisi apapun, ditegaskan Irfan, membuang sampah ke sungai dan saluran air lainnya akan memicu bencana, dalam hal ini banjir.

"Mungkin di lingkungannya aman tidak terjadi banjir meski buang sampah ke sungai. Namun, bagaimana dengan mereka yang tinggal di hilir, mereka tentu yang akan terdampak," ujar dia.

Baca juga: Warga Buang Sampah Sembarangan, Perangkat Desa Buat Makam Palsu di Tepi Jalan

23 bencana banjir sepanjang 2020

Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan SofyanKOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan
Terlebih, kondisi Cianjur saat ini sedang curah hujan tinggi, sehingga apabila debit air sungai naik dan banyak sampah bisa dipastikan terjadi banjir karena aliran air tersumbat.

“Sepanjang 2020 saja telah terjadi 23 kali bencana banjir di sejumlah tempat dan menelan 6 korban jiwa,” kata Irfan.

BPBD Cianjur sendiri melalui relawan tanggap bencana di masing-masing desa dan lingkungan ke-RT-an tengah menggiatkan gotong-royong membersihkan lingkungan.

"Di beberapa tempat sudah mulai berjalan. Kerja bakti dan jumsih (Jumat beberesih), salah satunya membersihkan saluran air dari keberadaan sampah-sampah," ucapnya.

Baca juga: Sejak Pandemi Covid-19, Banyak Sampah Medis Hanyut di Sungai Cisadane



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X