Viral, Polisi Tendang Pencuri Motor hingga Terjatuh Saat Lewat di Tengah Razia

Kompas.com - 01/11/2020, 07:18 WIB
Sebuah video viral beredar di media sosial Instagram aksi seorang anggota polisi lalu lintas menendang pencuri saat lewat menggunakan sepeda motor. repro bidik layar akun instagram @insidelombokSebuah video viral beredar di media sosial Instagram aksi seorang anggota polisi lalu lintas menendang pencuri saat lewat menggunakan sepeda motor.

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Sebuah video viral beredar di media sosial Instagram aksi seorang anggota polisi lalu lintas menendang pencuri saat lewat menggunakan sepeda motor pada saat razia gabungan di wilayah Kediri, Lombok Barat, Sabtu (31/10/2020).

Dalam video yang diunggah akun Instagram insidelombok yang berdurasi 32 detik mempertontonkan terduga pelaku pencuri datang menggunakan sepeda motor matic warna putih dengan kecepatan tinggi hendak menerobos tempat razia gabungan.

Namun, dengan sigap salah seorang anggota polisi lalu lintas terlihat mengeluarkan jurusnya menendang pelaku hingga jatuh tersungkur.

Sempat ingin lari kabur, namun polisi dengan cepat mengejar pelaku dan melakukan pengamanan antisipasi dari amukan warga.

Baca juga: Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Dikonfirmasi Kompas.com Kasatreskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Siddiq membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyebut kejadian itu terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Barat dengan pelaku S (30) warga Desa Sisik Lombok Tengah.

"Tim Puma Sat Reskrim Polres Lobar menerima seorang laki-laki yang telah diamankan oleh Sat Lantas Res Lobar karena diduga sebagai pelaku dalam perkara tindak pidana pencurian," ungkap Dhafid, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/10/2020).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tim Satlantas Polres Lombok Barat, saat melakukan operasi zebra Rinjani Gatarin di Kawasan Rumak, kecamatan Kediri, Lombok Barat, pada Sabtu (31/10/2020) pagi tadi, berhasil mengamankan seorang yang diduga pencuri saat sedang melintasi kawasan tersebut.? ? "Dari arah Mataram, ada kendaraan beat yang diteriaki oleh warga "maling-maling", dari posisi jauh, anggota Satlantas langsung mengambil ancang-ancang kemudian menendang kendaraan tersebut" tutur Kasat Lantas Polres Lobar, IPTU Rita Yuliana, S.I.K., M.M, saat memberi keterangan pada awak media, di ruang kerjanya, Sabtu (31/10/2020).? ? Kemudian setelah anggotanya berhasil menendang kendaraan tersebut, lanjutnya, terduga pencuri langsung melarikan diri ke kawasan rumah warga. Namun dengan sigap, anggota Satlantas yang tengah melakukan operasi berupaya menangkap. ? ? "Anggota kami langsung berupaya mengamankan, sebagai antisipasi supaya tidak diamuk warga" paparnya.? ? Seketika pelaku langsung dibawa ke Mako Polres Lobar dan diserahkan ke bagian Reserse Kriminal guna untuk kepentingan pengembangan penyelidikan. ? ? "Saat ini terduga pelaku sedang diproses" tandasnya.? ? Iptu Rita menyebut, bahwa pada saat penangkapan, terduga pelaku hanya sendirian. Pada saat diberi pertanyaan oleh aparat yang mengamankan, diungkap Rita, bahwa terduga pelaku mengakui perbuatannya.? ? "Dan yang saat itu yang mengejar adalah korban yang kendaraannya dicuri" tukasnya.? ? Dirinya menegaskan bahwa, ketika diamankan, terduga pelaku tidak diamuk warga. Dan apabila ada luka yang dialami, dirinya menyebut, itu murni karena terduga pelaku terjatuh saat hendak diamankan.? ? "Untuk lebih jelasnya, nanti kami akan informasikan. Sekarang masih sedang diproses oleh pihak Reskrim" tutupnya. Baca berita terupdate di insidelombok.id

A post shared by INSIDE LOMBOK (@insidelombok) on Oct 31, 2020 at 4:32am PDT

Dhafid menuturkan, kejadian berawal dari seorang korban SP (27) yang sedang memarkir sepeda motor, namun lupa mencabut kuncinya karena kebelet buang air kecil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X