Popok Bayi Ternyata Bisa Dimanfaatkan Jadi Pupuk Tanaman, Ini Caranya

Kompas.com - 28/10/2020, 21:07 WIB
Irwan Budianto menggunakan diaper bekas pakai sebagai media tanam. SURYA/RAHADIAN BAGUSIrwan Budianto menggunakan diaper bekas pakai sebagai media tanam.

KOMPAS.com - Pada 2019, banjir melanda Kabupaten Madiun yang menyebabkan tumpukan sampah yang menghambat aliran sungai. Sebagian besar sampah itu merupakan popok sekali pakai atau diaper.

Warga sengaja membuang diaper ke sungai. Sebab, sebagian besar di antara mereka masih mempercayai mitos yang menyebut bayi akan mengalami gatal jika diaper dibakar.

Merasa khawatir dengan hal itu, Irwan Budiyanto (28), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Geger, Madiun, mencari solusi untuk memanfaatkan diaper bekas pakai yang terbuang di sungai itu.

"Kebetulan saya juga punya bayi, usianya sekitar tiga bulan. Setiap hari bisa pakai lima sampai enam diaper,” kata Irwan seperti dikutip dari Surya.co.id, Rabu (28/10/2020).

Irwan mengatakan, orangtuanya masih percaya dengan mitos yang melarang diaper bekas pakai dibakar. Orangtuanya sering menyuruh Irwan membuang diaper bekas ke sungai.

Namun, Irwan selalu menolak. Ia tak mau mencemari lingkungan dan menyebabkan banjir.

Baca juga: Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

"Awalnya saya buat lubang di pekarangan, untuk mengubur diaper bekas, tapi lama-lama penuh juga lubangnya," katanya.

Alumnus Magister Manajemen Agribisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini kemudian mencoba mencari refrensi pemanfaatan limbah diaper.

Hingga akhirnya, Irwan memiliki ide memanfaatkan sampah popok menjadi media tanam dan pupuk tanaman.

Cara pemanfaatan

Irwan mengatakan, limbah diaper bisa langsung digunakan sebagai media tanam. Sebab, diaper mengandung amonia yang berasal dari air seni dan dapat merusak tanaman.

Untuk memanfaatkan diaper sebagai media tanam, bagian gel dari popok bekas pakai itu harus diambil. Gel itu dicampur dengan mikroorganisme lokal (MOL).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X