Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Kompas.com - 28/10/2020, 16:27 WIB
 Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi  saat berkunjung ke Ponpes Darussholah di Kelurahan Tegalbesar, Kaliwates Rabu (28/10/2020). BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COM Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi saat berkunjung ke Ponpes Darussholah di Kelurahan Tegalbesar, Kaliwates Rabu (28/10/2020).

KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) akan menggelar Muktamar IX pada Desember 2020. Sejumlah nama yang tak diduga muncul menjadi kandidat ketua umum PPP.

Beberapa nama yang paling santer dibahas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi menilai, munculnya nama beberapa tokoh itu sebagai ikhtiar mulia untuk membesarkan partai.

Aspirasi kader dan masyarakat itu, kata Arwani, akan dibahas di dalam muktamar yang digelar pada akhir tahun ini.

Sebab, muktamar merupakan forum musyawarah tertinggi yang dimiliki kader dan simpatisan PPP.

Baca juga: Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

"Muktamar ini akan menjadi upaya kami keluar dari krisis yang kami alami di Pemilu 2019. Kita hanya mendapatkan kursi minimalis," kata Arwani kepada Kompas.com di Ponpes Darussholah, Kelurahan Tegalbesar, Kaliwates, Jember, Rabu (28/10/2020).

Arwani menganggap, kemunculan nama Khofifah dan Sandiaga Uno sebagai dinamika politik menjelang muktamar.

“Dengan sangat terbuka akan kami dengarkan dan musyawarah dalam muktamar," ujar dia.

Wakil Ketum PPP itu menyebutkan, usulan itu merupakan upaya kader menatap masa depan untuk bertarung di Pemilu 2024. Sebab, PPP sangat kewalahan di pemilu sebelumnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X