Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Kompas.com - 26/10/2020, 18:38 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya mengatakan, angka penularan Covid-19 di Pulau Dewata melandai dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, pasien yang meninggal terus bertambah.

"Hanya saja angka kematian itu selalu ada setiap hari, maka kita buat satu analisis kenapa banyak meninggal," kata Suarjaya usai sidang paripurna di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Senin (26/10/2020).

Suarjaya mengatakan, pihaknya menganalisis penyebab kematian pasien Covid-19 terus terjadi di Bali.

Menurutnya, pasien Covid-19 di Bali yang meninggal adalah usia tua yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Baca juga: Polemik Proyek Jurassic Park, Pemprov NTT: Harus Dibedakan Pulau Rinca dan Pulau Komodo

Mereka tertular dari pasien Covid-19 tanpa gejala dan melakukan karantina mandiri di rumah.

Sebab, kata Suarjaya, tak ada jaminan pasien positif Covid-19 disiplin menjalankan karantina mandiri.

"Kita berpikir, yang karantina mandiri itu OTG, dan kita tidak tahu apakah disiplin atau tidak. Sehingga barangkali, ada yang tidak disiplin itu menularkan kepada orang yang memiliki komorbid orang tua, akhirnya orang tua ini terkena, bergejala, berat dan meninggal," kata dia.

Untuk itu, Pemprov Bali sedang menggencarkan pelacakan terhadap pasien positif Covid-19 dan warga yang melakukan kontak erat.

"Tracing tidak hanya pada yang bergejala, tapi semua kontak erat di-swab," kata dia.

Selanjutnya dilakukan swab lebih masif lagi kepada yang berisiko, termasuk seluruh karyawan Pemprov baik PNS dan non-PNS.

Sementara itu, sebanyak 67 pasien positif Covid-19 bertambah di Bali pada Senin (26/10/2020). Selain itu, terdapat 59 pasien sembuh, dan dua meninggal.

Baca juga: Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Secara kumulatif, pasien positif 11.426 orang, sembuh 10.259 orang, dan meninggal 374 orang.

Kasus aktif per hari ini menjadi 796 yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

Regional
Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Regional
Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Polisi Hancurkan 563 Knalpot 'Racing'

Polisi Hancurkan 563 Knalpot "Racing"

Regional
Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Regional
6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Regional
2 Polisi Ikut Jadi Korban Gas Proyek Geothermal di Mandailing Natal

2 Polisi Ikut Jadi Korban Gas Proyek Geothermal di Mandailing Natal

Regional
Tidak Terima Mau Digugat Cerai, Motif Pria Ini Jebak Istri Pakai Sabu Biar Ditangkap Polisi

Tidak Terima Mau Digugat Cerai, Motif Pria Ini Jebak Istri Pakai Sabu Biar Ditangkap Polisi

Regional
Pulau Kundur Jadi Wajah Baru Industri di Kabupaten Karimun

Pulau Kundur Jadi Wajah Baru Industri di Kabupaten Karimun

Regional
Fakta Penangkapan Selebgram S di Bali, Konsumsi Narkoba Jenis P-Flouro Fori Seharga Rp 650.000 Per Butir

Fakta Penangkapan Selebgram S di Bali, Konsumsi Narkoba Jenis P-Flouro Fori Seharga Rp 650.000 Per Butir

Regional
Indonesia Bukan Negara Tujuan, Ratusan Pengungsi Rohingya 'Kabur' dari Aceh

Indonesia Bukan Negara Tujuan, Ratusan Pengungsi Rohingya "Kabur" dari Aceh

Regional
Total Korban Gas Geothermal Mandailing Natal 29 Orang, 5 Meninggal Dunia

Total Korban Gas Geothermal Mandailing Natal 29 Orang, 5 Meninggal Dunia

Regional
Satu Lagi Pelaku Begal Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditangkap Polisi

Satu Lagi Pelaku Begal Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditangkap Polisi

Regional
Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Gegara Hendak Diceraikan

Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Gegara Hendak Diceraikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X