Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Kompas.com - 25/10/2020, 15:54 WIB
Dinding dan atap rumah warga di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis rusak pasca gempa Pangandaran, Minggu pagi (25/10/2020). DOKDinding dan atap rumah warga di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis rusak pasca gempa Pangandaran, Minggu pagi (25/10/2020).

GARUT, KOMPAS.com  – Sebanyak 15 rumah di Kabupaten Ciamis dan Garut rusak akibat gempa magnitudo 5,9 yang berpusat di Pangandaran, Minggu (25/20/2020) pagi.

Rinciannya, 13 rumah rusak di Ciamis dan dua rumah di Garut.

Adapun rumah yang rusak di Ciamis berada di Kecamatan Lakbok, Kecamatan Pamarican, Kecamatan Purwadadi, Kecamatan Ciamis, dan Kecamatan Tambaksari.

Baca juga: Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Sedangkan dua rumah rusak di Garut berada di Kampung Cihuma, Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu,

Adapun dua rumah di Garut mengalami kerusakan di bagian dinding rumah. Bahkan, salah satu rumah dindingnya ambruk.

Baca juga: Analisis Gempa Magnitudo 5,6 di Pangandaran, Terjadi Tumbukan Sesar

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima, rumah warga yang sebagian dindingnya ambruk milik Ujang Solihin.

Rumah seluas 6x8 meter tersebut sebagian dindingnya ambruk diduga akibat getaran gempa.

Sementara, rumah milik Ujang Ahmad Rusman, salah satu bagian dindingnya mengalami retak memanjang dari atas hingga bawah.

 

Tubagus mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Saat kejadian semua penghuni rumah sudah berada di luar.

“Korban jiwa tidak ada, untuk sementara warga yang rumahnya diduga terdampak gempa masih tinggal di rumahnya karena masih ada ruangan yang bisa ditempati,” katanya saat dihubungi.

Sebelumnya diberitakan, gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10/2020) pagi pukul 07.56 WIB.

Getaran gempa juga terasa kuat di wilayah yang dekat dengan Pangandaran, di antaranya Ciamis dan Tasikmalaya.

Menurut situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa berada di 8,22 LS-107,87 BT, 90 kilometer Kabupaten Pangandaran. Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Jumlah Limbah, Mahasiswa Unpad Gagas Masker Kain dengan Efektivitas Masker Medis

Tekan Jumlah Limbah, Mahasiswa Unpad Gagas Masker Kain dengan Efektivitas Masker Medis

Regional
Nelayan Temukan Hiu Berwajah Mirip Manusia, Sempat Dibuang karena Takut

Nelayan Temukan Hiu Berwajah Mirip Manusia, Sempat Dibuang karena Takut

Regional
Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Regional
Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Regional
Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Regional
Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Regional
Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X